Johannes Kitono
Selamat untuk mb Lutfiah yang dapat bea siswa S 2 di Tsinghua. Memang pantas melihat integritasnya yang tinggi. Bersedia konversi gaji Rp.7,5 juta menjadi hanya Rp.1,5 juta demi mengabdi kampung halaman. Selain Tsinghua ( 1911 ) ,ada juga Beijing Univ ( Beita, 1898 ) yang rankingnya hampir sama. Alumni top Tsinghua antara lain Xi – Jinping dan Hu- Jintao. Sebaliknya alumni top Beita adalah Li Keqiang, Robin Li, CEO Baidu dengan kekayaan US$,14,7 mily. Suatu ketika ditahun 2000 an, Dr Sumet Jiaravanont,Chairman CP Indonesia mengundang Presiden Beita ke Jakarta. Tujuannya agar supaya Presiden Beita berbagi pengalaman pendidikan dengan petinggi Universitas di Indonesia. Diskusi dan santap siang di hotel Shangrila, Jakarta. Turut hadir wakil dari UI, Trisakti dan Tarumanegara yang saat itu Rektornya Prof Dali S Naga. Ketua Kadin Aburizal Bakri dan ex Dubes Letjen Kuntara ( alm ) dan beberapa pengusaha juga hadir. Ada hal hal yang lucu pada event itu. Panitia yang telah menyiapkan penterjemah bahasa Mandarin jadi malu tersipu. Dengan fasih Presiden Beita bicara dalam bahasa Inggris, ternyata beliau PhD dan alumni Stanford. Universitas swasta mahal di USA. Audiensi kembali terkagum ketika Letjen ( Purn ) Kuntara ex Dubes dengan fasih bertanya dalam bahasa Mandarin. Ada satu pertanyaan yang menarik,berapa angka DO di Beita. Jawabannya hampir tidak ada dan menurut sang Presiden, untuk diterima jadi mahasiswa di Beita. Sulit dan persaingannya tinggi sekali. ( bersambung )
Johannes Kitono
Kalau mahasiswa ada masalah akan dipilah.Masalah akademis atau finansial. Kalau akademis akan di tentir, semacam les tambahan. Kalau finansial mungkin bisa kerja extra di Perpustakaan. Jawaban tsb membuat seorang pendengar menyerutuk.Kok di negara Komunis justru mereka mengaplikasikan Pancasila. Malu aku. Target dari Beita setiap tahun akan mengirimkan ratusan lulusan terbaiknya untuk meraih S3 atau PhD di luar negeri. Ketika saat lunch, salah satu alumni Beita di Jakarta, yaitu Teguh Ganda Wijaya dari Sinar Mas duduk semeja dengan Presiden Beita. Dengan gembira P Teguh berulang ulang terima kasih ke panitia. Merasa bangga dan terhormat bisa duduk semeja makan dengan Presiden Beita yang sangat dihormatinya. Titip pesan untuk mb Lutfiah di Tsinghua. Belajar yang rajin dan jadilah yang terbaik. Siapa tahu setelah lulus bisa berbagi pengalamannya dengan para pembaca CHD. Mau di hotel Shangrila atau Resto Ayam Taliwang tidak ada masalah.
Leong putu
Alis lentik mata berbinar / Senyum manis sungguh menggoda / Gadis cantik juga pintar / Sarat prestasi namanya Lutfia / .. 365_mantun pintar.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi