JAKARTA – KEMPALAN : Gemuruh di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK) menjadi saksi bisu dominasi talenta muda asal Sidoarjo. Dalam gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026, duet andalan Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 2 Sidoarjo, Aulia Zulfa Ramadhani dan Gendhis Safirah Irfaniar, sukses menaiki podium tertinggi.Keduanya merebut medali emas di nomor Duet Artistic Swimming, sebuah bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara sistem pendidikan sekolah dan pembinaan teknis Disporapar Sidoarjo yang mulai mendobrak dominasi kota-kota besar di kancah nasional.
Simfoni di Atas Air:

Harmoni Aulia & GendhisTampil dengan teknik kesulitan tinggi dan sinkronisasi yang nyaris sempurna, Aulia dan Gendhis membuktikan bahwa atlet daerah mampu berbicara banyak di level elit. Kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari latihan spartan yang terukur.”Emas ini untuk Sidoarjo. Kami datang ke GBK bukan hanya untuk bertanding, tapi untuk membuktikan bahwa proses panjang di KKO tidak mengkhianati hasil. Kami sempat gugup melihat atmosfer GBK, tapi begitu musik dimulai, yang ada hanya fokus dan target juara,” ujar Aulia Zulfa Ramadhani yang diamini oleh Gendhis Safirah.
KKO Sidoarjo: Lab Prestasinya Para Juara

Kesuksesan ini menjadi validasi atas efektivitas program Kelas Khusus Olahraga (KKO) hasil kolaborasi Disporapar Sidoarjo dengan SMPN 2 Sidoarjo. Program ini tidak lagi sekadar wadah akademis, melainkan “kawah candradimuka” bagi atlet-atlet potensial.Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bagian dari peta jalan (roadmap) pembinaan jangka panjang.”Kemenangan Aulia dan Gendhis adalah ‘breakthrough’. Ini membuktikan bahwa sinergi KKO di SMPN 2 Sidoarjo telah berada pada jalur yang benar. Kami mendobrak pola latihan konvensional dengan integrasi ilmu keolahragaan modern. Ini baru awal dari kejayaan akuatik Sidoarjo di kancah nasional,” tegas Yudhi.
Di sisi lain, Indrajid, guru olahraga sekaligus mentor di SMPN 2 Sidoarjo, melihat kemenangan ini sebagai buah dari kedisiplinan yang kaku namun elegan.”Anak-anak ini memiliki mentalitas baja. Di KKO, kami tidak hanya melatih fisik, tapi menjaga keseimbangan antara performa akademik dan prestasi di kolam. Mereka adalah representasi nyata bahwa siswa KKO bisa menjadi yang terbaik di Indonesia,” ungkapnya bangga.
Mendobrak Dominasi Nasional

Keberhasilan duet KKO SMPN 2 Sidoarjo di Kejurnas Akuatik 2026 mengirimkan sinyal kuat kepada peta kekuatan olahraga air nasional. Sidoarjo kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan poros baru kekuatan akuatik Indonesia.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi