Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 14:14 WIB
Surabaya
--°C

Dominasi Jatim di Papan Menara GBK: Borong 10 Medali, Sapu Bersih Emas Hari Pertama Kejurnas Akuatik 2026

JAKARTA –KEMPALAN: Kontingen loncat indah Jawa Timur langsung menunjukkan taringnya pada hari pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026. Berlaga di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Rabu (6/5), skuad Jawa Timur sukses mengintimidasi lawan dengan memborong total 10 medali sekaligus.

Jatim tampil perkasa dengan mengamankan 4 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Hasil ini menempatkan mereka sebagai kekuatan dominan di papan atas klasemen sementara.

Gladies Lariesa Garina menjadi bintang Papan Menara setelah mengunci dua emas sekaligus. Ia berjaya di nomor menara terbuka putri, lalu kembali naik podium tertinggi saat berduet dengan Linar Betiliana di nomor menara syncro putri. Dua emas lainnya datang dari aksi solid pasangan Yovy Surya Wahyu/Linar Betiliana (menara syncro mixed) serta talenta muda Sifa Kartika Putri yang bersinar di nomor papan 3 meter Kelompok Umur C (KUC) putri.

Pelatih Loncat Indah Jatim, Ronaldy Herbintoro, menyebut torehan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari akurasi strategi dan mentalitas juara yang terjaga sejak latihan.“Alhamdulillah, target hari pertama terpenuhi dengan performa luar biasa dari anak-anak.

Raihan 4 emas ini membuktikan pembinaan kita berada di jalur yang benar. Atlet mampu mengeksekusi teknik dengan presisi di momen krusial,” ujar Ronaldy dengan nada optimistis saat ditemui di area tribun GBK.Meski sukses besar, Ronaldy enggan jemawa.

Ia mencatat masih ada ruang evaluasi, terutama pada empat nomor yang harus puas dengan raihan medali perak melalui Matthew Andrian (Papan 1M KUA), Maheswari Galuh (3M KUB), M. Aditya Perwira (1M Terbuka), dan Linar Betiliana (Menara Terbuka).“Persaingan sangat ketat, tapi kami masih punya sisa energi dan ambisi untuk hari kedua. Peluang menambah emas sangat terbuka di nomor menara individu, papan 3 meter, hingga nomor syncro lainnya,” tambahnya.

Dominasi Jatim di hari pertama ini seolah mengirim sinyal peringatan bagi rivalitas daerah lain seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat. Dengan sisa nomor perlombaan yang masih banyak, Jatim berpotensi besar mengunci gelar juara umum di cabang olahraga loncat indah tahun ini.

Ronaldy pun berharap tren positif ini memicu gairah pembinaan di level kabupaten/kota di Jawa Timur agar regenerasi atlet loncat indah nasional tidak terputus.“Kami ingin prestasi ini menjadi standar baru. Mari bersama-sama membangun Jawa Timur sebagai barometer loncat indah nasional,” pungkasnya. (Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.