Sabtu, 2 Mei 2026, pukul : 20:24 WIB
Surabaya
--°C

Dramatis! Pesta Pora GBT: Brace Raickovic & Rivera Benamkan PSBS Biak ke Jurang Degradasi


SURABAYA-KEMPALAN: Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi saksi bisu dua nasib yang bertolak belakang pada Sabtu (02/05/2026)sore. Dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Liga 1, Persebaya Surabaya tampil beringas dengan membantai PSBS Biak 4-0. Hasil ini tak hanya mendongkrak posisi Green Force di klasemen, tetapi juga menjadi lonceng kematian bagi eksistensi PSBS Biak di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Jalannya Pertandingan: Dominasi yang Sempat Buntu

Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Bernardo Tavares langsung mengambil kendali permainan. Mengandalkan aliran bola pendek satu-dua sentuhan, Persebaya mengurung pertahanan “Badai Pasifik”. Namun, sepanjang 45 menit pertama, pertahanan berlapis PSBS Biak tampil disiplin.

Meski menguasai lebih dari 60% aliran bola, Bruno Moreira dkk. tampak frustrasi menembus sepertiga akhir lapangan. Beberapa peluang emas lewat skema serangan balik cepat selalu kandas di tangan kiper lawan atau melenceng tipis dari mistar. Babak pertama pun berakhir antiklimaks dengan skor kacamata 0-0.

Babak Kedua: Badai Hijau dalam 30 Menit

Memasuki paruh kedua, Tavares melakukan penyesuaian taktik yang lebih agresif. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-54 melalui sundulan tajam M. Raickovic memanfaatkan umpan lambung presisi. Hanya berselang lima menit, Raickovic kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan first-time di menit ke-59 setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti.

Mental pemain PSBS Biak tampak runtuh setelah gol kedua. Celah ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh dirigen lapangan tengah Persebaya, Francisco Rivera. Melalui aksi individu yang elegan, Rivera menambah derita tamu dengan dua gol tambahan pada menit ke-76 dan ke-82. Skor 4-0 bertahan hingga laga usai.

Duka Badai Pasifik: Kembali ke Liga 2

Kekalahan telak ini menjadi duka mendalam bagi publik Biak. Dengan poin yang tak lagi mampu mengejar zona aman, PSBS Biak secara tragis dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim 2027. Sebuah akhir yang pahit bagi tim yang sempat mengusung mimpi besar di kasta tertinggi.

Sementara bagi Persebaya, tambahan tiga poin ini membawa mereka naik ke peringkat yang lebih kompetitif dengan koleksi 51 poin dari 31 laga, menjaga asa untuk finis di papan atas.

Kom

Bernardo Tavares (Head Coach Persebaya):
“Saya katakan pada pemain di jeda babak pertama untuk tetap tenang. Kita menguasai bola, tapi kurang tenang di penyelesaian akhir. Di babak kedua, efisiensi itu muncul. Raickovic dan Rivera menunjukkan kelasnya malam ini. Ini kemenangan untuk Arek-arek Surabaya yang tak henti bernyanyi.”

Head Coach PSBS Biak:
“Kami meminta maaf kepada masyarakat Biak. Kami mencoba bertahan sekuat tenaga di babak pertama, tapi gol cepat di babak kedua merusak mental bertarung pemain. Sangat menyakitkan harus turun kasta seperti ini, tapi inilah sepak bola. Kami harus segera bangkit dan belajar dari kegagalan ini.”(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)


forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.