SURABAYA-KEMPALAN: Sebuah lompatan akademik kembali ditorehkan oleh generasi muda Indonesia. Bukan sekadar mimpi yang menjelma nyata, melainkan sebuah bukti bahwa determinasi dan ekosistem pendidikan yang tepat mampu menembus sekat-sekat geografis dan kompetisi global. Endang Ceila Adna Putri, siswi kelas XII-3 SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, resmi menggenggam tiket menuju panggung internasional setelah diterima di iinyy yang jadi njynyninBachelor of Business Administration (BBA) di Asia e University, Malaysia.
Pencapaian ini bukanlah narasi instan. Di tengah ketatnya persaingan menuju perguruan tinggi di negeri jiran, Ceila hadir sebagai antitesis keraguan. Ia membuktikan bahwa siswa Indonesia tidak hanya mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga menjadi tamu terhormat yang siap berkontribusi dalam kancah intelektual regional. Asia e University, yang dikenal dengan model pembelajaran daring dan jarak jauh berkualitas internasional, akan menjadi ajang bagi Ceila untuk mengasah ketajaman analisis bisnisnya dalam spektrum global.
Siapa Ceila? Di balik nama besar yang kini tertulis di lembar penerimaan, ia adalah representasi sosok pemimpin muda yang telah terasah sejak dini. Putri dari Endang Bachrudin ini dikenal sebagai pribadi yang dinamis dan supel. Karakter tersebut merupakan modal sosial fundamental dalam dunia administrasi bisnis yang menuntut negosiasi, jejaring, dan pemahaman antarbudaya. Ceila tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga matang secara sosial—sebuah kombinasi langka yang menjadi kunci sukses di era disrupsi.
Kepala SMA Labschool Unesa 1, Dewi Purwanti, mengungkapkan kebanggaan mendalam atas capaian anak didiknya. “Pencapaian ini merupakan resultansi dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat belajar yang telah Ceila tunjukkan. Ia adalah murid dengan motivasi tinggi, tanggung jawab solid dalam kegiatan akademik maupun nonakademik, serta kemampuan komunikasi yang unggul. Kami meyakini pengalaman belajar di tingkat internasional akan memperluas wawasan globalnya, dan kelak menjadikannya generasi muda yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mengharumkan nama bangsa,” tutur Dewi penuh apresiasi.

Keberhasilan Ceila menambah panjang daftar prestasi gemilang SMA Labschool Unesa 1 Surabaya yang konsisten mengibarkan bendera internasionalisasi pendidikan. Sekolah ini tidak sekadar mencetak siswa berprestasi di level nasional, tetapi secara sistematis membangun jejaring diplomasi pendidikan lintas negara. Terbukti, institusi ini rutin mengirimkan delegasi dalam program pertukaran pelajar yang merentang luas, tidak hanya di Taiwan, tetapi juga di berbagai negara di kawasan ASEAN, Asia Tengah, hingga Asia Timur. Penerimaan Ceila di Malaysia adalah buah manis dari budaya akademik global yang telah menjadi DNA sekolah.
Perjalanan Ceila baru saja dimulai. Di bawah langit Malaysia, ia akan merangkai pengetahuan, membangun konektivitas, dan mempersiapkan diri menjadi diplomat bisnis masa depan—sosok yang tidak hanya fasih dalam teori administrasi, tetapi juga piawai dalam membaca dinamika ekonomi global. Ia adalah bukti bahwa bagi mereka yang berani bermimpi dan bekerja keras, batas negara hanyalah sebuah garis imajiner di peta.(M Fasichullisan/ Ambari Taufiq)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi