Senin, 1 Juni 2026, pukul : 20:25 WIB
Surabaya
--°C

SPMB Jatim Dibuka, Khofifah Sebut Kuota Negeri Hanya 39,3 Persen

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau proses verifikasi SPMB di SMAN 1 dan SMAN 2 Surabaya, Senin (1/6). (Foto: Dwi Arifin/kempalan.com)

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau proses verifikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMA Negeri 1 Surabaya dan SMA Negeri 2 Surabaya, Senin (1/6). Dalam peninjauan tersebut, Khofifah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai.

Usai meninjau, Khofifah menjelaskan bahwa proses verifikasi SPMB telah dimulai sejak 29 Mei dan akan berlangsung hingga 9 Juni 2026.

“Kawan-kawan mungkin bisa melihat suasananya cukup longgar karena memang semua sudah diatur waktunya. Mereka bisa memastikan pada tanggal dan jam berapa melakukan verifikasi seluruh data primer yang dibutuhkan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, pengaturan jadwal verifikasi tersebut bertujuan memberikan pelayanan yang lebih tertib dan nyaman bagi para calon murid maupun orang tua.

BACA JUGA  Football 7 Semifinal, Indonesia Hadapi Brasil

Khofifah berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar sehingga masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang optimal sesuai pilihan sekolah masing-masing.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kapasitas daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur masih terbatas.

“Sebanyak-banyaknya masyarakat berharap bisa masuk sekolah yang diinginkan, tetapi kapasitas daya tampung SMA dan SMKN negeri di Jawa Timur saat ini sekitar 39,3 persen,” katanya.

Karena itu, Khofifah mengajak masyarakat untuk turut mempertimbangkan sekolah swasta yang kini semakin banyak menyediakan program beasiswa bagi peserta didik baru.

Ia mengapresiasi komitmen SMA dan SMK swasta di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur yang terus meningkatkan dukungan melalui pemberian beasiswa.

Menurut data Pemprov Jatim, jumlah sekolah swasta yang menyediakan beasiswa meningkat dari 1.757 sekolah pada 2025 menjadi 2.106 sekolah pada 2026.

BACA JUGA  Sabet Golden Ticket Unesa dan Tembus Skuad Uber Cup 2026, Thalita Ramadhani Berkilau di Jalur Prestasi Dunia dan Akademik

Peningkatan juga terjadi pada jumlah calon murid penerima manfaat. Pada 2025 tercatat sebanyak 72.989 siswa memperoleh beasiswa, sedangkan pada 2026 jumlahnya naik menjadi 79.086 siswa.

“Jadi, ada 79.086 siswa yang bisa mendapatkan beasiswa dari SMA maupun SMK swasta di Jawa Timur,” jelasnya.

Khofifah menilai langkah sekolah-sekolah swasta tersebut merupakan bentuk gotong royong dalam mendukung akses pendidikan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih karena kebersamaan SMA-SMK swasta ini turut menyengkuyung beban yang ditanggung masyarakat melalui pemberian beasiswa. Tahun ini jumlahnya mencapai 79.086 siswa, naik dari 72.989 siswa tahun lalu. Ini jumlah yang sangat signifikan untuk meringankan beban masyarakat,” ungkapnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.