Sidoarjo – Keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur menjadi sorotan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS). Saat berkunjung ke Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, BHS mendengar langsung keluhan peternak terkait merosotnya harga telur dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut BHS, stabilitas harga merupakan faktor utama yang menentukan keberlanjutan industri peternakan nasional. Ia menilai kondisi harga yang terlalu rendah akan berdampak pada menurunnya kemampuan peternak untuk mengembangkan usahanya.
BHS mengatakan harga telur ideal seharusnya tidak berada di bawah Rp22.500 per kilogram. Jika kondisi tersebut terus berlanjut, banyak peternak diperkirakan akan kesulitan mengganti ayam yang sudah memasuki masa tidak produktif.
Ia juga menyoroti pentingnya implementasi Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp26.500 per kilogram yang telah ditetapkan pemerintah sebagai instrumen perlindungan bagi peternak.
Dalam kesempatan tersebut, BHS mengungkapkan penurunan harga telur dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah peternak yang masuk ke sektor ayam petelur setelah meningkatnya kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, pertumbuhan produksi yang tidak diimbangi dengan keseimbangan pasar menyebabkan pasokan menjadi berlebih dan menekan harga jual di tingkat peternak.
Tantangan lain yang dihadapi adalah meningkatnya harga pakan ternak. Ketergantungan pada bahan baku impor membuat biaya produksi semakin mahal ketika nilai tukar dolar mengalami penguatan.
BHS mendorong pemerintah untuk memperkuat kebijakan yang berpihak kepada peternak, termasuk upaya menekan biaya produksi dan menjaga keseimbangan rantai pasok nasional.
Camat Balongbendo Ardi Anindita menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. Menurutnya, stabilitas harga tidak hanya penting bagi pelaku usaha, tetapi juga berdampak terhadap ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, peternak ayam petelur Sutikno berharap harga telur segera kembali membaik. Dengan harga yang lebih stabil, peternak dapat mempertahankan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku sektor peternakan di daerah.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi