Pengadilan merupakan pertarungan sesungguhnya antara Jokowi dan Roy Suryo dan kawan-kawan dimulai. Jokowi mau tidak mau menunjukkan ijazah aslinya di Pengadilan.
Oleh: Tarmidzi Yusuf
KEMPALAN: Ada spekulasi begini pasca Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyassuma ditangkap polisi, Jum’at 19 Juni 2026. “Inikah hasil kunjungan Didit Prabowo ke rumah Joko Widodo, Kamis 18 Juni 2026?”
Spekulasi yang mengait-ngaitkan ada pesan khusus dan deal tertentu antara Didit Prabowo dan Jokowi. Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa. Benarkah?
Jokowi gerah dengan isu ijazah palsu dalam beberapa tahun terakhir tidak selesai-selesai. Terutama pasca lengser dari kursi kepresidenan. Dan bahkan, nama putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka ikut terseret isu tidak tamat SMA.
Jokowi berharap kasus dugaan ijazah palsu cepat selesai. Roy Suryo, Dokter Tifa dan kawan-kawan dipenjara. Pengadilan memutuskan seperti yang diharapkan Jokowi; ijazah Jokowi asli meski bukti-bukti yang disodorkan pihak Roy Suryo dan kawan-kawan menguatkan dugaan ijazah Jokowi palsu.
Sementara itu, Prabowo Subianto – Gibran sedang menghadapi gelombang massa mahasiswa yang meminta kedua pasangan ini mundur dari jabatannya.
Bahkan hari-hari ini gelombang demonstrasi mahasiswa yang menuntut Prabowo – Gibran mundur membesar dan meluas hingga ke beberapa kota di Indonesia.
Berkembang pula spekulasi liar. Jokowi bermain. Ada gerakan mahasiswa yang diduga terafiliasi dengan kepentingan Presiden RI ke-7.
Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan beberapa mahasiswa yang mengklaim dari BEM kampus tertentu menguatkan dugaan ada kelompok politik sambil menyelam minum air.
Menyadari gelombang mahasiswa makin membesar dan meluas ditambah dengan gonjang-ganjing ekonomi dan skandal korupsi yang melibatkan orang-orang dekat Presiden Prabowo membuat posisi Presiden Prabowo terjepit.
Akhirnya Roy Suryo dan Dokter Tifa dijadikan tumbal dan alat barter. Mungkin pula nama-nama lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi bakal menyusul Roy Suryo dan Dokter Tifa.
Spekulasi liar merebak. Jangan ada yang bermain dua kaki. Tegak lurus bersama Pemerintahan Prabowo – Gibran.
Jangan ada yang bermain api dengan memanfaatkan kondisi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja dan gelombang mahasiswa yang menyuarakan Prabowo – Gibran lengser.
Spekulasi liar itu tidak boleh berkembang. Kunjungan Didit Prabowo ke Jokowi jangan sampai memantik spekulasi ada barter politik.
Mungkin pula penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa akan membuka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi jadi terang-benderang.
Pengadilan merupakan pertarungan sesungguhnya antara Jokowi dan Roy Suryo dan kawan-kawan dimulai. Jokowi mau tidak mau menunjukkan ijazah aslinya di Pengadilan.
Wallahua’lam bish-shawab.
*) Tarmidzi Yusuf, Kolumnis
Pendapat dalam artikel ini adalah pandangan pribadi.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi