SIDOARJO-KEMPALAN : Meski di bayang-bayangi aksi massa tak membuat Panitia pelaksana AFC U 23 Asian Cup Qualifiers Saudi Arabia 2026 group J di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pesimis.PSSI menyakini semua pertandingan internasional yang digelar di Jawa Timur khususnya di Stadio Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya berjalan aman dan kondusif karena mendapat dukungan dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah hingga elemen suporter.
“Kami sangat serius dan bangga dengan berapa kali event di Jawa Timur semua berjalan dengan lancar. Makanya oleh Ketua Umum (Erick Thohir) Gelora Delta Sidoarjo dan Gelora Bung Tomo (GBT) dipilih, karena yakin Jawa Timur akan aman untuk international match national team kita,” ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi (02/09).
Selain itu, pihaknya juga berharap agar Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di Sidoarjo mendapat tuah dari Gelora Delta yang selama ini menjadi tempat juaranya Timnas U-16 dan U-19.

Lebih lanjut, sekjen juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu agar pelaksanaan kualifikasi AFC Asian Cup U-23 2026 dan FIFA Match Day bisa berjalan sesuai jadwal.
“Terima kasih kepada semuanya, termasuk Pemkot Surabaya, Pemkab Sidoarjo, kepolisian, TNI, elemen suporter di Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya yang telah membantu agar pelaksanaan ini berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Exco PSSI Ahmad Riyadh yang mewakili ketua umum PSSI berharap semua warga Jawa Timur dapat mendukung terselenggaranya dua pertandingan internasional yang diselenggarakan di Surabaya dan Sidoarjo.
Menurut dia, dua pertandingan tersebut akan menjadi cerminan dunia terkait keamanan dan ketertiban di Indonesia.
“Sepak bola adalah alat pemersatu bangsa. Ayo kita buktikan bahwa Jawa Timur tidak hanya memberi contoh, tapi Jawa Timur bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ucapnya.
Selain itu, tidak akan ada pembatasan suporter karena semua pihak dari kepolisian, TNI bahkan elemen suporter siap menjaga keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan di stadion masing-masing .dan tak lupa do’a dari masyarakat di Jawa Timur dan Indonesia.
Bahkan, lanjutnya, jika ada yang menjadi provokator untuk berbuat onar, maka elemen suporter tersebut yang akan menyerahkan langsung ke pihak berwajib.
“Jika hal itu terjadi dan tidak kondusif maka akan berefek pada investasi, ekonomi, tourism, dan lain sebagainya. Kita jaga dan siap mendukung Timnas dan nama baik bangsa Indonesia,” ucap Ahmad Riyadh (Ambari Taufiq /M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi