Pecahkan Rekor Kemegahan: PORKAB Disabilitas NPCI Sidoarjo 2026 Menjadi Episentrum Baru Atlet Paralimpik Nasional
SIDOARJO- KEMPALAN: Tepuk tangan riuh dan tangis haru menyatu membakar atmosfer Stadion Jenggolo, Sidoarjo, pada Selasa (9/6/2026). Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Disabilitas NPCI Sidoarjo 2026 resmi dibuka dengan kemegahan yang tidak hanya sekadar sebuah seremonial, tetapi menjadi panggung pembuktian bahwa keterbatasan fisik bukanlah batasan untuk mengukir prestasi emas.
Sebanyak 250 atlet disabilitas terbaik dari berbagai pelosok daerah bersiap menembus batas kemampuan mereka. Selama dua hari, 9 hingga 10 Juni 2026, para pejuang olahraga ini akan berjibaku memperebutkan podium tertinggi dalam enam disiplin cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan secara presisi di berbagai arena standar profesional.
Berikut adalah rincian peta kompetisi dan sebaran arena pertandingan PORKAB Disabilitas NPCI Sidoarjo 2026:
Jadwal dan Lokasi Cabang Olahraga PORKAB Disabilitas Sidoarjo 2026
| No | Cabang Olahraga (Cabor) | Lokasi Pertandingan | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|---|---|
| 1 | Para-Atletik | Stadion Jenggolo Sidoarjo | 9–10 Juni 2026 |
| 2 | Para-Renang | Kolam Renang GOR Delta Sidoarjo | 9–10 Juni 2026 |
| 3 | Para-Bulu Tangkis | GOR Indoor Sidoarjo | 9–10 Juni 2026 |
| 4 | Para-Tenis Meja | GOR Indoor Sidoarjo | 9–10 Juni 2026 |
| 5 | Para-Boccia | GOR Indoor Sidoarjo | 9–10 Juni 2026 |
| 6 | Para-Catur | GOR Indoor Sidoarjo | 9–10 Juni 2026 |
Sinergi Totalitas dan Harapan Pemimpin

Ajang yang mencatatkan sejarah baru dalam dunia olahraga disabilitas tingkat kabupaten ini dibuka secara resmi oleh Dr. Imam Jawahir, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo. Dalam pidato pembukaannya, ia menyampaikan amanat mendalam dari Bupati terkait komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung kesetaraan hak atlet.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berdiri tegak di belakang para atlet luar biasa ini. PORKAB ini bukan sekadar kompetisi, melainkan deklarasi bahwa Sidoarjo adalah rumah bagi para juara yang inklusif,” tegas Dr. Imam Jawahir saat membacakan amanat Bupati di hadapan ribuan pasang mata yang memadati tribun.
Kemegahan acara ini pun memantik decak kagum dari Ketua NPCI Jawa Timur, Imam Kuncoro. Dengan nada suara yang bergetar menahan haru, ia memberikan apresiasi tertinggi atas standardisasi tinggi yang diterapkan oleh panitia lokal.
“Saya merinding, haru, sekaligus sangat bangga dengan apa yang diorkestrasi oleh NPCI Sidoarjo. Menggelar kompetisi disabilitas dengan skala segebyar dan seheboh ini sama sekali tidak mudah,” puji Imam Kuncoro.
Ia menambahkan bahwa dari tanah Sidoarjo ini, rantai regenerasi atlet paralimpik dunia harus terus berputar. “Dari lintasan dan arena ini, saya optimis akan lahir pahlawan-pahlawan olahraga baru yang siap mengguncang dunia, mengikuti jejak emas Ken Swagumilang dan Ubaidillah Amsyar Juba,” cetusnya penuh optimisme.
Gotong Royong Multisektoral di Balik Layar

Keberhasilan menyajikan atmosfer pertandingan kelas dunia ini tidak lepas dari tangan dingin Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), M. Affan Fachrudin. Baginya, kesuksesan hari pertama ini adalah buah dari runtuhnya ego sektoral demi satu tujuan: memuliakan atlet disabilitas.
“Alhamdulillah, berkat dukungan tanpa batas dari semua pihak—mulai dari Pemkab, Dinas Pendidikan, Disporapar, hingga KONI Sidoarjo—seluruh rangkaian pembukaan dan pertandingan berjalan sukses tanpa hambatan,” ujar M. Affan dengan raut wajah lega.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa kekuatan utama dari gebyar acara ini adalah kehadiran dan sokongan masif dari seluruh komponen masyarakat, komunitas olahraga, dan pejabat publik yang hadir langsung memberikan dorongan moral.
Suara dari Lintasan: Penantian yang Terbayar

Dramatisme PORKAB 2026 tergambar jelas usai perlombaan nomor lari 400 meter putra kategori intelektual. M. Bagas Syawal Adi P., atlet berbakat asal SLBN Gedangan yang turun di nomor bergengsi tersebut, tidak mampu menyembunyikan rasa emosionalnya setelah melintasi garis finis. Dengan napas terengah-engah namun mata yang berbinar, ia mengungkapkan arti penting ajang ini bagi hidupnya.
“Saya sangat bangga. Ini adalah event yang benar-benar kami nantikan sejak lama. Di sini, kami tidak hanya berlari, kami sedang menjemput impian kami,” tutur Bagas dengan penuh ketulusan.
PORKAB Disabilitas NPCI Sidoarjo 2026 telah mengirimkan pesan kuat ke seluruh penjuru negeri: bahwa dedikasi, keringat, dan perjuangan di atas keterbatasan adalah keindahan olahraga yang sesungguhnya. Selama dua hari ke depan, Sidoarjo tidak hanya mencetak angka di papan skor, melainkan sedang menuliskan tinta emas sejarah baru olahraga inklusi Indonesia.(M Fasichullisan/ Ambari Taufiq)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi