Menu

Mode Gelap

Kempalpagi · 13 Apr 2022 08:00 WIB ·

Kembali S & N


					Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan yang baru.. (Foto: AFP) Perbesar

Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan yang baru.. (Foto: AFP)

PEMIMPIN baru dari stok lama. Anda pun sudah terlalu tahu: Imran Khan berhasil dilengserkan. Pakistan punya perdana menteri baru: Shehbaz Sharif. Dalam status tersangka. Kasus korupsi.

Umurnya kini 70 tahun. Shehbaz sudah pernah ditahan enam bulan tapi belum disidangkan di pengadilan. Oktober lalu Shehbaz dikeluarkan dari tahanan –dengan uang jaminan.

Sampai Imran lengser Minggu lalu, kasus Shehbaz belum juga disidangkan.

Kini Shehbaz perdana menteri. Kekuasaan mungkin bisa menyelesaikan kasusnya –kalau KPK di sana punya mekanisme SP3. “Perkara ini penuh dengan motif politik,” ujar Shehbaz berkali-kali.

Waktu itu kakaknya, Nawaz Sharif, menjabat perdana menteri Pakistan. Harus dilengserkan. Dengan segala cara. Termasuk dengan tuduhan korupsi. Sang kakak ditahan. Penahanannya dramatis sekali.

Di tahanan Nawaz sakit. Tidak boleh ditangani dokter pribadi. Harus dokter tahanan. Sakitnya semakin parah. Setelah debat di publik yang seru akhirnya Nawaz diizinkan berobat ke London. Salah satu anaknya memang tinggal di sana.

Kekhawatiran sebagian publik pun Pakistan benar: ia tidak mau pulang lagi –biar pun sudah sembuh. Sampai sekarang belum pernah disidangkan.

BACA JUGA: Rumah Semeru

Maka adiknya, dan putrinya yang sangat sangat cantik itu, Maryam, diincar KPK sana. Berkali-kali mereka diperiksa dalam kasus korupsi yang melibatkan Sang Kakak. Akhirnya Sang Adik ditetapkan sebagai tersangka.

Waktu itu jabatan sang adik baru saja menjadi ketua umum partai keluarga ini: PML-N. Ia baru menggantikan jabatan Sang Kakak yang sedang ditahan. Sang Kakak tidak diberhentikan, tapi didudukkan sebagai semacam ketua Dewan Syura partai. Sedang Sang Putri, Maryam, menjadi semacam ketua harian di partai itu.

Mereka memang keluarga politik. Juga keluarga kaya raya. Tergolong kaya lama –untuk membedakan dengan fenomena OKB. Perusahaannya banyak: besar dan besar sekali. Pabrik bajanya terkenal. Pabrik gulanya di mana-mana.

Mereka sangat mengerti ekonomi.

BACA JUGA: Taktik Filibuster

Mereka suka geregetan melihat pengelolaan ekonomi negara. Lalu terjun ke politik.

Sang kakak berhasil menjadi perdana menteri.

Dijatuhkan.

Jadi perdana menteri lagi.

Artikel ini telah dibaca 116 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Upacara Baijiu

17 Mei 2022 - 08:00 WIB

Jokowi, Biden, dan Elon

16 Mei 2022 - 16:11 WIB

一百二十

16 Mei 2022 - 08:00 WIB

Shireen

15 Mei 2022 - 10:17 WIB

Stereo Adharta

15 Mei 2022 - 08:00 WIB

Lockdown Sapi

14 Mei 2022 - 17:05 WIB

Trending di Kempalpagi