SURABAYA-KEMPALAN: Ketua Umum, Sahrin Hamid mengungkapkan bahwa popularitas Partai Gerakan Rakyat (PGR) telah mencapai angka 20 persen dalam tingkat nasional. Capaian tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan Mei 2026 oleh salah satu lembaga survei kredibel di Indonesia.
“Survei dilakukan oleh lembaga survei yang sangat kredibel, dan ternyata Gerakan Rakyat juga masuk di dalam salah satu partai politik yang ada di dalam survei itu. Hasilnya apa? Ternyata pada bulan Mei ini, Alhamdulillah popularitas Gerakan Rakyat telah mencapai 20 persen. Artinya bahwa sudah 20 persen rakyat Indonesia mengenal Gerakan Rakyat,” ucap Sahrin di Sidoarjo, Sabtu (6/6/2026).
“Saat ini baru masuk bulan keempat, tapi sudah 20 persen rakyat mengenal Partai Gerakan Rakyat. Tapi bahwa masih ada 80 persen yang belum mengenal Partai Gerakan Rakyat. Inilah tantangan kita agar bagaimana Gerakan Rakyat dikenal oleh 80 persen yang lain,” tambahnya menjelaskan.
Lebih lanjut, Sahrin menjelaskan bahwa dari sisi elektabilitas alias tingkat keterpilihan, Gerakan Rakyat berhasil menempati posisi ke-9 dari belasan partai politik lainnya di Indonesia dengan persentase sebesar 1,2 persen.
“Walaupun kita baru 20 persen popularitasnya, tapi ternyata elektabilitas Gerakan Rakyat atau orang memilih Gerakan Rakyat dari sekian belas partai politik yang ada di Indonesia, Gerakan Rakyat telah menempati urutan nomor 9. Walaupun baru 6 bulan telah menempati urutan nomor 9. Dari persentase partai politik yang ada, Gerakan rakyat telah menempati persentase 1,2 persen. Ini adalah angka yang sangat luar biasa bagi partai baru,” ungkap Sahrin.
Sahrin pun optimis jika popularitas partai mampu didorong hingga 80 persen, dengan naik 3 sampai 4 kali lipat, maka elektabilitas PGR diproyeksikan akan ikut melonjak secara linear hingga mencapai angka 7 sampai 10 persen.
“Apa kata peneliti itu? Dia mengatakan bahwa dengan popularitas 20 persen Gerakan Rakyat telah mencapai 1,2 persen, maka bila popularitas ini ditingkatkan 3-4 kali lipat, maka Gerakan Rakyat akan mencapai elektabilitas 3-4 kali lipat juga. Bila keterkenalan atau popularitas mencapai 80 persen, maka tidak menutup kemungkinan menurut peneliti itu bahwa Gerakan Rakyat akan mencapai 7, 8, 9, bahkan 10 persen elektabilitas,” tuturnya.
Untuk mengejar target elektabilitas 80 persen, Sahrin menginstruksikan seluruh elemen, organisasi kemasyarakatan (ormas), sayap pemuda, dan sayap perempuan untuk bergerak serentak membangun struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Maka dari itu, kami ingin pesankan bangun struktur organisasi itu hingga sampai ke bawah, ormas Gerakan Rakyat bangun struktur sampai ke bawah, Partai Gerakan Rakyat, bangun struktur sampai ke bawah, Muda Bergerak, bangun struktur sampai ke Bawah, Perempuan Bergerak bangun struktur sampai ke bawah. Semua kita bangun sampai ke bawah agar bisa mencapai atau mencapai akar rumput yang ada di level masyarakat itu,” pungkas Sahrin.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi