Kamis, 11 Juni 2026, pukul : 11:51 WIB
Surabaya
--°C

Bursa Saham Singapura Rontok Kena Jurus DHE dan Ekspor Satu Pintu

SINGAPURA-KEMPALAN: Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang berlaku mulai 1 Juni 2026 lalu, membuat bursa saham di Singapura rontok.

Kebijakan baru DHE dari pemerintah Indonesia benar-benar bikin bursa saham tetangga langsung ketar-ketir dan shaking parah!

Begitu Indonesia resmi ngajak “tertib administrasi” lewat kebijakan ekspor satu pintu, maka saham sejumlah perusahaan kelapa sawit raksasa yang berbasis di Singapura langsung anjlok berjamaah alias terjun bebas.

Tidak tanggung-tanggung, saham First Resources langsung drop sampai 28%, disusul MP Evans Group yang merosot 24,2%, I Plantation yang anjlok 21%, dan Golden Agri yang ikut amblas 18%.

Fenomena “rapor merah” ini sebetulnya masuk akal sekali karena perusahaan-perusahaan asing ini aslinya memang “numpang hidup” dan bergantung sekali sama bumi Nusantara.

Kalau dibongkar dari laporan keuangannya, tercatat sekitar 66% pendapatan First Resources dan bahkan hampir seluruh pendapatan I Plantation, alias 99%-nya, itu murni berasal dari hasil operasi mereka di wilayah Indonesia.

Begitu alur ekspornya diperketat dan dibikin jadi satu pintu, padaambrol semua. “Kurang ajar bener memang nih… Pantes kaya-kaya gak taunya nyolong… sudah berapa tahun di Indonesia,” ujar seorang netizen. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.