Rabu, 1 Juli 2026, pukul : 22:59 WIB
Surabaya
--°C

UNESA Petanque Tournament 2026: Spektakuler di Lahan Internasional, Sumenep Berburu Generasi Emas

SURABAYA-KEMPALAN: Memperingati Dies Natalis ke-62, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali mengukuhkan komitmennya sebagai kiblat olahraga nasional dengan menggelar UNESA Petanque Tournament 2026. Ajang yang diklaim sebagai turnamen petanque terbesar di Indonesia ini akan berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Lapangan Petanque Internasional UNESA, Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya. 

Event ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah kawah candradimuka yang mempertemukan ratusan atlet dari berbagai generasi. Mulai dari usia SD, SMP, SMA sederajat, hingga atlet profesional dari berbagai penjuru tanah air—mulai dari ujung timur Jawa Timur seperti Banyuwangi dan Ngawi, hingga dari Sabang sampai Merauke—akan menguji ketangkasan dan presisi dalam melempar bosi (bola logam) menuju boka (bola target) di lapangan berstandar internasional.

Strategi Licik FOPI Sumenep: Merelakan Sang Bintang Demi Regenerasi

Di balik gemerlap partisipasi massal, terdapat narasi eksklusif yang menarik dari Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Sumenep. Berasal dari ujung utara Jawa Timur, kontingen ini mengambil langkah strategis yang berani: merelakan atlet level nasional mereka, Bagas Syarif Hidayatullah, untuk turun membela Tim Jawa Timur demi alasan nostalgia. 

BACA JUGA  FMPP Sulsel: Jangan Biarkan Jabatan Kepala Sekolah Jadi Komoditas

Meski kehilangan aset terbaiknya, FOPI Sumenep sama sekali tidak ciut nyali. Justru, mereka membawa kekuatan lapis kedua yang berjumlah 17 delegasi dengan aura yang sulit terdeteksi oleh lawan. Kontingen ini akan bertarung di tiga kategori utama: satu single untuk SMP, satu single untuk SMA, dan sisanya akan diturunkan di nomor double open (kategori profesional). Langkah ini menunjukkan kedewasaan organisasi dalam memprioritaskan regenerasi di atas ego sesaat.

Mencetak Generasi Emas di Lahan Internasional

Head Coach FOPI Sumenep, Ahmad, menegaskan bahwa kehadiran timnya di Lidah Wetan bukan untuk sekadar meramaikan. Persiapan serius telah dilakukan demi memburu podium tertinggi. 

“Sejauh ini kami sudah melakukan latihan yang sangat serius demi memburu podium di UNESA. Kami tidak memasang target yang membebani, tetapi visi kami sangat jelas: Sumenep ingin mencetak generasi emas baru yang kelak mampu menggantikan peran Bagas Syarif Hidayatullah,” ujar Coach Ahmad dengan nada optimistis.

BACA JUGA  Jawa Timur Cetak Sejarah di Kejurnas Atletik 2026: Juara Umum, 7 Rekor Nasional, dan Dua Tiket Eksklusif ke Kejuaraan Dunia U20

Keputusan ini menjadi bukti bahwa UNESA Petanque Tournament 2026 bukan hanya tentang memperebutkan trofi, tetapi juga tentang merajut masa depan olahraga petanque Indonesia. Dengan fasilitas bertaraf internasional yang disediakan UNESA, turnamen ini menjadi panggung sempurna bagi atlet-atlet muda untuk mengasah mental juara, sekaligus menjadi batu loncatan menuju kancah yang lebih prestisius.(Ambari Taufiq /M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.