SIDOARJO-KEMPALAN: Gelora olahraga di Sidoarjo kembali membara, bukan sekadar tentang medali, melainkan tentang pembuktian martabat dan talenta tanpa batas. Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Disabilitas Sidoarjo 2026 resmi bergulir pada 9–10 Juni 2026. Ajang tahunan ini menjadi kawah candradimuka bagi para atlet disabilitas berbakat untuk meniti jalan menuju panggung paralimpik dunia.
Sidoarjo selama ini dikenal sebagai tulang punggung kontingen Jawa Timur dan Indonesia dalam mendulang prestasi di berbagai ajang besar, mulai dari Peparpenas, Peparnas, ASEAN Para Games, hingga Paralimpiade. Saat ini, dua pahlawan olahraga Sidoarjo, Ken Swagumilang (para-archery) dan Ubaidillah Amsyar (para-renang), bahkan tengah menjalani tryout di luar negeri untuk mengasah taji mereka di level internasional. PORKAB 2026 menjadi fondasi penting untuk melahirkan penerus estafet emas tersebut.

Berikut adalah jadwal dan disiplin olahraga yang memicu adrenalin di PORKAB Disabilitas Sidoarjo 2026:
Jadwal Pertandingan PORKAB Disabilitas Sidoarjo 2026
| Cabang Olahraga (Cabor) | Lokasi Pertandingan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|---|
| Para-Atletik | Stadion Jenggolo Sidoarjo | 09 Juni 2026 |
| Para-Renang | Kolam Renang Sendang Delta Sidoarjo | 09 Juni 2026 |
| Para-Boccia | GOR Indoor Sidoarjo | 10 Juni 2026 |
| Para-Bulutangkis | GOR Indoor Sidoarjo | 10 Juni 2026 |
| Para-Tenis Meja | GOR Indoor Sidoarjo | 10 Juni 2026 |
| Para-Catur | GOR Indoor Sidoarjo | 10 Juni 2026 |
Penanggung Jawab PORKAB Disabilitas NPCI Sidoarjo 2026 sekaligus Sekretaris NPCI Sidoarjo, Muhammad Ayodya Putra Prasetya, menegaskan bahwa ajang ini memiliki misi strategis jangka panjang.
“Ini adalah agenda rutin tahunan untuk mencari bibit-bibit baru yang belum terserap dan terakomodir. Output-nya jelas, yaitu persiapan matang untuk mengikuti Peparprov maupun event lain, baik single event maupun multi-event,” ujar pria yang akrab disapa Yuda ini.
Yuda menaruh harapan besar pada generasi baru ini agar mampu mereplikasi kesuksesan para senior mereka. “Semoga adik-adik yang bertanding di PORKAB Disabilitas 2026 ini bisa mengikuti jejak Mas Ken Swagumilang yang sudah go international, bersama Mas Ubaidillah Amsyar yang sudah mengharumkan nama Sidoarjo, Jawa Timur, dan Indonesia di mata dunia,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Dukungan penuh juga datang dari jajaran pemerintahan. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Sidoarjo sekaligus Pembina NPCI Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menyatakan komitmen totalnya terhadap ekosistem olahraga inklusif ini.
“PORKAB Disabilitas ini bukan sekadar kompetisi, melainkan investasi besar Sidoarjo untuk prestasi olahraga nasional dan global. Kami di Disporapar bersama NPCI Sidoarjo berkomitmen penuh menyediakan fasilitas, pembinaan, dan hak yang setara bagi atlet difabel. Kesuksesan Ken dan Ubaidillah di kancah internasional adalah bukti nyata bahwa sistem pembinaan kita berjalan di jalur yang benar. PORKAB tahun ini harus menjadi pemantik lahirnya ‘Ken dan Ubaidillah baru’ yang siap mengguncang podium dunia,” tegas Yudhi Iriyanto.
Melalui sinergi kuat antara pemerintah, pengurus, dan semangat juang para atlet, PORKAB Disabilitas Sidoarjo 2026 membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah akhir dari impian, melainkan awal dari sebuah narasi kepahlawanan yang baru.(M Fasichullisan/Ambari Taufiq).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi