Rabu, 6 Mei 2026, pukul : 11:44 WIB
Surabaya
--°C

DUET AULIA-GENDHIS SEGEL EMAS KEJURNAS AKUATIK 2026, SINYAL BAHAYA BAGI RIVAL!

JAKARTA-KEMPALAN : Kolam Renang,Gelanggang Olahraga Bung Karno (GBK) Senayan menjadi saksi bisu keangkuhan dominasi Jawa Timur dalam kancah akuatik nasional. Di bawah sorot lampu tribun yang tajam, duet andalan Jatim, Aulia Zulfa Ramadhani dan Gendhis Safirah Irfaniar, membuktikan bahwa kelas mereka berada di level yang berbeda. Pada babak final nomor Women Duet Technical Open Kejurnas Akuatik 2026 yang berlangsung Selasa (5/5), pasangan ini menyabet medali emas dengan performa yang nyaris tanpa cela.

Mengungguli 119 atlet dari berbagai klub dan Pengprov se-Indonesia, Aulia-Gendhis tampil dengan aura eksklusif. Seolah tidak memberikan ruang bagi lawan untuk bernapas, atlet binaan Sidoarjo Aquatic Club (SAC) ini mengunci penilaian tertinggi dari empat dewan juri dengan skor fantastis: 133.8450.Dominasi yang Linier dan MematikanKemenangan ini bukanlah kebetulan. Sejak ajang Kejurprov Jatim 2026 lalu, grafik performa Aulia dan Gendhis terus menanjak tajam. Keberhasilan mereka di Senayan adalah validasi atas konsistensi yang mereka bangun dari Sidoarjo hingga ke level nasional.”Kami tidak datang ke sini untuk sekadar berkompetisi; kami datang untuk membawa pulang apa yang memang menjadi target kami sejak awal. Medali ini untuk Jatim dan SAC yang tak henti mendukung kami,” tegas Aulia Zulfa didampingi Gendhis usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) dengan nada penuh keyakinan.


Tangan Dingin Pelatih dan Strategi ‘High-Difficulty’


Di balik gerakan sinkron yang artistik namun bertenaga, ada tangan dingin pelatih Sabrina Septi. Ia mengungkapkan bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada keberanian mengambil risiko pada tingkat kesulitan teknik.”Persaingan di arena tadi sangat mencekam. Namun, dari awal saya instruksikan mereka untuk tidak hanya bermain cantik, tapi bermain tajam secara teknik. Kami meningkatkan difficulty score pada elemen transisi dan kekuatan dorongan kaki. Mereka mengeksekusinya dengan presisi yang membuat juri sulit untuk memberikan nilai rendah,” jelas Sabrina terkait strategi teknisnya.


Jatim ‘Lockout’ Podium: 

Emas dan Perak dalam GenggamanSuperioritas Jawa Timur semakin sah setelah medali perak di nomor yang sama juga jatuh ke pelukan tim Jatim lainnya, yakni duet Noviandri Cantika Dwi Putri dan Shirleen Nixie. 
Sementara itu, Jawa Tengah harus puas dengan raihan medali perunggu setelah gagal mendobrak tembok pertahanan Jatim.
Menanggapi fenomena ini, tokoh senior Akuatik Jatim, Suyanto, memberikan komentar mendalam yang memicu semangat sekaligus tantangan bagi daerah lain.”Ini adalah bukti nyata keberhasilan regenerasi dan sistem pembinaan yang sistematis di Jawa Timur. Aulia dan Gendhis adalah representasi dari standar baru akuatik artistik kita. Mereka punya mentalitas ‘pembunuh’ di arena yang jarang dimiliki atlet lain. 
Hari ini, Jatim menunjukkan bahwa kami bukan sekadar peserta, melainkan kiblat prestasi akuatik nasional,” ujar Suyanto dengan nada bangga.
Dengan hasil ini, kontingen Jawa Timur diprediksi akan terus menguasai sisa hari perlombaan di GBK Senayan hingga 7 Mei mendatang, meninggalkan pesan kuat bahwa takhta akuatik artistik masih milik mereka.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan). 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.