Selasa, 26 Mei 2026, pukul : 17:30 WIB
Surabaya
--°C

RPH Surabaya Pastikan Pemotongan Kurban Iduladha 2026 Higienis dan Sesuai Syariat

Dirut PT RPH Surabaya Perseroda Fajar A.Isnugroho.

SURABAYA-KEMPALAN: PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pemotongan hewan kurban yang amanah, transparan, profesional, dan memenuhi standar higienitas menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular sekaligus memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.

Pelaksanaan layanan kurban tahun ini mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Surabaya Nomor 500.7.2.4/11606/436.7.9 Tahun 2026 tentang Pengawasan Pelaksanaan Kurban yang mengatur pemeriksaan kesehatan hewan, kebersihan lokasi pemotongan, hingga pengelolaan limbah kurban.

Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda Fajar A. Isnugroho mengatakan, RPH Surabaya tahun ini memfokuskan layanan pada jasa pemotongan hewan kurban yang dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Mei 2026. Menurutnya, optimalisasi pelayanan dilakukan untuk menjawab tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemotongan di RPH Surabaya.

BACA JUGA  Sahrin Hamid Ungkap 5 Pilar Strategi Pemenangan Partai Gerakan Rakyat

“Hingga saat (siang) ini sudah tercatat 166 ekor sapi yang akan dipotong di RPH Surabaya dan jumlahnya masih berpotensi bertambah karena pendaftaran baru ditutup hari ini (Selasa). Hewan kurban berasal dari berbagai pihak, mulai dari bantuan Wali Kota Surabaya, kemudian Pemkot Surabaya, partai politik, organisasi masyarakat, PKK, masjid, yayasan, hingga pelanggan lama yang kembali menggunakan layanan kami,” kata Fajar, Selasa (26/5).

Ia menjelaskan, seluruh sapi yang akan dipotong wajib masuk ke RPH sehari sebelum penyembelihan. Ketentuan tersebut diterapkan agar hewan memiliki waktu istirahat sekaligus menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan sebelum dipotong.

“Sesuai SOP, semua sapi harus masuk sehari sebelumnya untuk diistirahatkan dan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Setelah tiba, hewan akan dikelompokkan dan ditempatkan di area persiapan sebelum dipotong pada hari pelaksanaan,” ujarnya.

BACA JUGA  Adopsi Sukses IVCA Rally 2026, Bumi Jenggolo III Siap Guncang Sidoarjo dengan 10 Ribu Onthelis Mancanegara

Fajar menegaskan, setiap hewan kurban yang masuk ke RPH wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Selain itu, tim dokter hewan RPH juga melakukan pemeriksaan antemortem untuk memastikan kondisi hewan benar-benar sehat sebelum penyembelihan dilakukan.

“Setelah pemotongan, pemeriksaan kembali dilakukan terhadap daging hasil sembelihan. Jika ditemukan bagian yang tidak layak konsumsi, maka akan dipisahkan dan dimusnahkan agar tidak beredar di masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya memastikan aspek kesehatan dan keamanan pangan, RPH Surabaya juga menekankan transparansi dan kepatuhan terhadap syariat dalam proses penyembelihan. Para pengkurban diminta menyiapkan dua orang saksi untuk menyaksikan proses pemotongan hingga pencacahan daging. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.