SIDOARJO-KEMPALAN: Sukses besar penyelenggaraan International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally 2026 di Kompleks Candi Prambanan, Klaten, yang berakhir pada Minggu (24/5/2026), menjadi batu loncatan penting bagi Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Sidoarjo. Delegasi KOSTI Sidoarjo resmi membawa pulang cetak biru (blueprint) manajemen event internasional untuk diterapkan dalam gelaran akbar Bumi Jenggolo III pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 mendatang.Dipimpin langsung oleh Ketua KOSTI Sidoarjo, Ir. Ari Bayasi, dan Ketua Panitia Bumi Jenggolo III, Djoko Supriyadi, delegasi ini melakukan studi tiru mendalam selama di Klaten. Hasilnya, panitia kini telah mengantongi strategi taktis untuk menyulap ajang Bumi Jenggolo III menjadi replika event dunia dengan tata kelola yang lebih baik dan berskala global.Misi diplomasi di IVCA Rally 2026 tersebut berjalan mulus. Panitia berhasil mengonsolidasikan seluruh elemen onthelis nusantara hingga mancanegara untuk hadir di Kabupaten Sidoarjo akhir tahun nanti.
Puskesmas Di Surabaya Buka 24 Jam , Wakil Sekretaris DPC PDIP : Berpihak Pada Rakyat dan Kaum PekerjaEKSKLUSIF Rek ! : UNESA Jadi ‘Gudang Emas’ Indonesia, Sumbang 54 Medali di SEA Games XXXIII Thailand
Komentar Para Tokoh Kunci
Ketua KOSTI Sidoarjo, Ir. Ari Bayasi, menegaskan bahwa adopsi ilmu dari IVCA Rally 2026 bukan sekadar meniru, melainkan melakukan peningkatan mutu pelaksanaan.”Kami menyerap langsung bagaimana standardisasi global diterapkan di Prambanan. Ilmu manajemen rute, pelayanan delegasi asing, hingga manajemen massa di IVCA Rally akan kami modifikasi agar Bumi Jenggolo III berjalan lebih rapi, aman, dan berkelas dunia,” ujar Ari Bayasi optimis.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Bumi Jenggolo III, Djoko Supriyadi, menyatakan kesiapan teknis panitia setelah kepulangan dari Klaten.”Undangan dan misi kebudayaan Sidoarjo sudah kami sampaikan secara presisi di IVCA Rally kemarin. Respons dari onthelis nasional maupun mancanegara sangat luar biasa. Kami optimistis Sidoarjo siap menjadi hilir dari pergerakan sepeda tua internasional tahun ini,” kata Djoko.
Dukungan penuh juga mengalir dari birokrasi. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menyatakan bahwa ajang ini merupakan momentum emas bagi sport tourism daerah.”

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, DPRD, dan KOSTI bersinergi penuh. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga masyarakat, melainkan mesin penggerak ekonomi dan pariwisata daerah. Kami siap menyambut para tamu domestik dan internasional dengan fasilitas terbaik,” ungkap Yudhi Iriyanto.Target 10 Ribu Peserta dan Rute WisataEvent yang dipusatkan di Parkir Timur GOR Sidoarjo ini menargetkan kehadiran 10.000 onthelis.
Peserta diproyeksikan datang dari berbagai penjuru Indonesia serta komunitas mancanegara, seperti Malaysia, Belanda, Australia, hingga New Zealand.
Para peserta nantinya akan dimanjakan dengan rute sejauh 15 kilometer yang melintasi titik-titik strategis wisata dan kebudayaan di seputaran Sidoarjo. Kolaborasi apik antara Pemkab Sidoarjo, DPRD, dan KOSTI ini diharapkan mampu menaikkan kelas olahraga masyarakat (KORMI) ke level tertinggi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta komunitas sepeda tua dunia.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi