SIDOARJO-KEMPALAN: Kabupaten Sidoarjo resmi menghentak panggung olahraga nasional dengan meluncurkan Seleksi Kelas Khusus Olahraga (KKO) Tahun Ajaran 2026. Bukan sekadar program rutin, inisiatif ini ditegaskan sebagai pilot project pertama di Jawa Timur yang diproyeksikan menjadi kiblat baru manajemen atlet pelajar di level nasional.
Sinergi “Segitiga Emas” antara DPRD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Disporapar Sidoarjo memastikan program ini bukan hanya soal latihan fisik, melainkan integrasi kurikulum pendidikan formal dengan standar prestasi dunia.
Kurikulum Adaptif: Menjaga Keseimbangan Intelektual dan Otot

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, yang di wakili Sekdin Dr. Ng. Netti Lastiningsih, M.Pd, menekankan bahwa KKO 2026 adalah jawaban atas dilema klasik atlet muda antara prestasi dan akademik.
“Kami tidak ingin melahirkan ‘gladiator’ tanpa bekal intelektual. Kurikulum di KKO Sidoarjo disusun secara spesifik—fleksibel namun ketat. Ada penyesuaian jam belajar dan modifikasi kurikulum yang memungkinkan siswa mengikuti pemusatan latihan tanpa kehilangan hak akademiknya. Ini adalah pendidikan yang memanusiakan bakat,” ujar Netti Lastiningsih secara mendalam.
Dukungan Politik: DPRD Sidoarjo ‘Total Loss’

Ketegasan politik datang dari pimpinan parlemen. Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H. Sunyarno, memberikan komentar menohok terkait komitmen anggaran dan regulasi.
“DPRD Sidoarjo mendukung total loss. Tidak ada alasan untuk ‘rewel’ atau menghambat anggaran jika tujuannya adalah memuliakan talenta muda kita. Ini proyek prestisius, ini wajah Sidoarjo di masa depan. Kami pastikan dukungan legislasi dan anggaran mengalir penuh agar atlet kita hanya perlu fokus juara, tanpa pusing soal fasilitas,” tegas Sunyarno.
Formulasi Presisi di Tiga ‘Kawah Candradimuka’
Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, menjelaskan bahwa tahun ini Pemkab Sidoarjo menambah daya tampung dan memperluas distribusi cabor untuk menemukan formulasi talenta yang lebih presisi. Tercatat 131 talenta muda telah mendaftarkan diri untuk memperebutkan kursi terbatas.
“Kami terus menyempurnakan format. KKO bukan sekadar kelas tambahan, ini adalah wadah inkubasi. Tahun ini kami pecah di tiga titik strategis: SMPN 2 Sidoarjo, SMPN 1 Tulangan, dan SMP PGRI 9 Sidoarjo untuk memastikan jangkauan talenta lebih merata,” jelas Yudhi.
Perspektif Legenda: Menuju Standar Dunia

Mantan atlet atletik nasional sekaligus penggiat olahraga Sidoarjo, Sugeng Jatmiko, melihat program ini sebagai titik balik kejayaan olahraga daerah.
“Sebagai mantan atlet, saya melihat ini adalah mega proyek yang paling masuk akal untuk menciptakan atlet secara sistemik, bukan kebetulan. Sidoarjo sedang membangun pabrik juara. Jika ini konsisten, Indonesia tidak akan kekurangan stok atlet lapis satu,” ungkapnya optimis.
DATA TEKNIS & DISTRIBUSI KUOTA KKO 2026
Berikut adalah rincian sebaran kuota dan disiplin olahraga pada tiga sekolah penyelenggara:
| Lokasi Sekolah | Kuota Siswa | Disiplin Olahraga (Cabor) |
|---|---|---|
| SMPN 2 Sidoarjo | 32 Siswa | Atletik, Renang, Panahan, Bulutangkis, Sepatu Roda, Voli Pantai |
| SMPN 1 Tulangan | 32 Siswa | Pencak Silat, Karate, Catur |
| SMP PGRI 9 Sidoarjo | 32 Siswa | Petanque |
| TOTAL | 96 Kursi | Diperebutkan oleh 131 Calon Siswa (Update Pendaftar) |
TIMELINE SELEKSI: JALAN MENUJU ELITE
Proses seleksi dilakukan dengan standar tinggi, mulai dari tes antropometri hingga uji VO2Max (Bleep Test) untuk memastikan hanya “monster” olahraga yang masuk dalam sistem.
| No | Tahapan Seleksi | Tanggal Pelaksanaan | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Pendaftaran Online/Offline | 2 – 4 Mei 2026 | Penyerahan berkas fisik & formulir |
| 2 | Verifikasi & Validasi Data | 5 Mei 2026 | Audit keaslian dokumen & piagam |
| 3 | Pengumuman Seleksi Admin | 6 Mei 2026 | Filter awal kelayakan peserta |
| 4 | Seleksi Teknis & Fisik | 7 – 9 Mei 2026 | Tes Fisik Motorik & Spesialisasi Cabor |
| 5 | Pengumuman Kelulusan | 12 Mei 2026 | Melalui Portal Resmi/Papan Pengumuman |
| 6 | Daftar Ulang | 13 – 15 Mei 2026 | Finalisasi administrasi kesiswaan |
Kontak Media:
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo.
(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi