Senin, 31 Oktober 2022 CV Samudera Chemical di Tapo, Depok, Jabar, diteliti tim BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) Kementerian Kesehatan RI. Di situ ditemukan ratusan drum bahan baku obat. Tepatnya bahan pelarut obat.
Pada bagian luar drum tertulis “Propilen Glikol”. Isi drum berupa cairan. Berfungsi sebagai pelarut obat, supaya jadi sirop. Sehingga gampang diminumkan ke anak balita. Karena rasanya manis.
Propilen Glikol adalah bahan pelarut obat yang diizinkan BPOM. Maka, tidak ada yang salah dari penyelidikan tersebut.
BACA JUGA: Aliran Uang Teroris Diungkap Mendagri
Tapi, karena tim BPOM curiga, maka cairan itu diperiksa di laboratorium. Hasilnya: Ternyata isinya 91 persen EG (Etilen Glikol) dan DEG (Dietilen Glikol). Sisanya, Propilen Glikol.
Sedangkan, berdasar standar BPOM penggunaan bahan EG dan DEG maksimal 0,1 persen. Jadi, cairan dalam drum di CV Samudera Chemical itu sudah melampaui batas standar keamanan kesehatan sebanyak 910 kali lipat.
Rabu, 9 November 2022 gudang CV Samudera Chemical kemudian diteliti lagi. Kali ini oleh tim dari Badan Reserse Kriminal Polri. Ditemukan 42 drum yang diduga berisi oplosan bahan kimia EG dan DEG. Maka, gudang tersebut disegel Polri.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi