Itu bukan perampokan, juga bukan dendam, karena korban-pelaku tidak saling kenal. Ini pembunuhan oleh orang gila. Menghebohkan AS. Di tahun itu warga sana masih heran, mengapa ada remaja gila bisa membunuh sekejam itu?
Prof Kiehl dipercaya negara menganalisis pelaku. Sebagai bahan riset, yang hasilnya jadi pembelajaran masyarakat, agar tidak melahirkan anak-anak seperti para pelaku.
Kiehl fokus pada dua pelaku eksekutor, Spader dan Gribble. Dua pelaku lain diabaikan, meski mereka berpotensi jadi pembunuh juga.
Kiehl bersama tim, pemindaian otak Spader dan Gribble. Hasil pindaian dicek silang dengan hasil interview. Kemudian dianalisis yang hasilnya sangat teknis, neuropsikologi, cabang ilmu psikologi.
BACA JUGA: Aliran Uang Teroris Diungkap Mendagri
Saat wawancara, Gribble kepada peneliti mengatakan, ia ogah diperiksa. Karena sudah diperiksa psikolog lain. “Aku sudah menjalani MMPI 2,” ujarnya.
MMPI-2 (Minnesota Multiphasic Personality Inventory-2). Adalah tes psikometri, pengukur psikopatologi orang dewasa. Tujuan, memberi gambaran dimensi-dimensi kepribadian dan psikopatologi yang penting dalam klinik psikiatri secara akurat.
Gribble kepada peneliti, nyeletuk: “Hasil tes itu, aku psikopat. Jadi, jangan diperiksa lagi.”
Sementara, hasil pindaian otak Gribble oleh tim Prof Kiehl, tidak menunjukkan hasil psikopati. Lalu, apa kata Prof Kiehl?

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi