Jumat, 10 Juli 2026, pukul : 05:11 WIB
Surabaya
--°C

Tersangka Pembunuh di Magelang Dinilai Pembohong

“Gribble telah memutuskan, dirinya menjadi psikopat. Itu keinginannya. Gribble ingin disebut itu, meskipun tim peneliti sebelumnya tidak mengatakan itu. Sebab, hasil tes tidak mungkin diberitahukan ke tersangka.”

Dengan kata lain, Grabble sotoy.

Hasil dari Kiehl, ternyata Gribble dan Spader sama-sama punya IQ rendah. Mereka berteman sejak kecil. Sama-sama diabaikan ortu mereka di masa kecil. Spader lebih percaya diri dibanding Grabble. Sebaliknya, Grabble mengidolakan Spader.

BACA JUGA: Mayat Kalideres Dipegang, Gembur Kinyis-kinyis

Mereka jadi pasangan yang klop. Spader merasa jadi hero karena diidolakan Grabble. Sebaliknya, Grabble merasa dapat kompensasi. Melepaskan rasa terabaikan, terhina, frustrasi, di masa kecil, dengan mengikuti kenakalan-kenakalan Spader. Jadi klop. Mereka sering menyakiti orang lain.

BACA JUGA  Jalan Tangguh Iran

Dalam bahasa Surabaya: Spader gunggungan. Grabble tukang sorak hore. Keduanya dihukum seumur hidup, tanpa pembebasan bersyarat, di penjara keamanan maksimum.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.