Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 16:26 WIB
Surabaya
--°C

Kasus Sambo, dari Yosua Belok ke Makruf

Dilanjut Deolipa, saat dipergoki Brigadir Yosua, Putri Candrawathi langsung menelepon Bharada Eliezer dan Bripka Ricky yang saat itu sedang mengantar makanan ke anaknya Sambo di SMA Taruna Nusantara. Isi telepon Putri ke Eliezer, bahwa Yosua melecehkan seks Putri.

Sementara, Kuwat Makruf menelepon Ferdy Sambo. Mengatakan hal yang sama dengan yang dikatakan Putri ke Eliezer.

Deolipa: “Begitu ketahuan, Putri nelpon Bripka RR lewat Bharada E, sementara Kuwat menelpon ke Sambo. Tujuannya menyamakan persepsi mereka di sana, begini begini begini. Agar hubungan Kuwat dan Putri gak tercium Sambo. Jadi seolah-olah Yosua pelaku pelecehannya. Jadi Yosua ini adalah korban.”

BACA JUGA: Kronologi Bunuh Yosua Dibuktikan Besok

BACA JUGA  Lompati Batas Negara: Labschool UNESA Resmi "Kawinkan" Kurikilum dengan Taiwan Cetak 'Global Citizens'

Kuat Makruf, warga Bogor. Sudah sejak 2015 jadi sopir pribadi Putri.

Deolipa: “Namanya Sambo psikopat, dengar aduan seperti itu dari Kuwat dan Putri, nalarnya tidak jalan. Lalu merancang skenario, sehingga Yosua jadi korban.”

Ini belokan baru, dari beberapa belokan perkara tersebut. Ini dugaan motif pembunuhan. Tetap, masalah seks. Sehingga, Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan, motif kasus ini hanya untuk usia 18 tahun ke atas.

Problem sangat kuno peradaban manusia. Raja atau bos, karena sibuk, isterinya diselingkuhi pengawal raja, atau anak buah. Terjadi sejak dulu sampai kini.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.