Tugas utamanya, membantu rumah tangga. Seperti merapikan tempat tidur penguasa, memandikannya, memotong rambutnya, bahkan menyampaikan pesan.
Kasim umumnya tidak loyal kepada militer, aristokrasi, atau keluarga kasim sendiri (setidaknya tidak memiliki keturunan atau menantu, tapi punya saudara). Kasim hanya loyal kepada raja.
Dengan demikian mereka dipandang lebih dapat dipercaya dan kurang tertarik untuk mendirikan dinasti pribadi. Dinasti berarti keturunan. Sedangkan, kasim tidak mungkin berhubungan seks.
BACA JUGA: Sejarah Al Capone di Kasus Putri
Karena kondisi mereka begitu, maka status sosial mereka rendah. Terutama di lingkungan kerajaan. Oleh kalangan kerajaan, mereka disebut juga “orang baik”.
Peninggalan sejarah tentang kasim, tampak di relief dinding batu kapur yang menggambarkan seorang pelayan kerajaan Asyur, seorang kasim. Dari Istana Pusat di Nimrud, Irak pada tahun 744–727 SM. Dan, relief itu kini tersimpan di Museum Timur Kuno, Istanbul, Turki.
Keuntungan pihak raja yang punya kasim, sangat banyak. Selain jadi penjaga harem yang setia, juga mencegah jabatan turun-temurun. Maka, penunjukan dilakukan berdasarkan prestasi;

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi