Rabu, 22 April 2026, pukul : 16:07 WIB
Surabaya
--°C

Bersua Conte Lagi, Ini Kata Tuchel

LONDON-KEMPALAN: Antonio Conte musim lalu selalu ketiban apes ketika berhadapan dengan Chelsea yang ditangani Thomas Tuchel. Betapa tidak, dari tiga kali menangani Tottenham Hotspur menghadapi Chelsea, ketiga-tiganya Conte harus gigit jari.

Ironisnya, Conte bukan hanya sekadar melihat Spurs menelan kekalahan. Conte juga melihat skuadnya tidak mampu menjebol gawang klub yang berjuluk The Blues itu. Sebaliknya, gawang Spurs yang jadi bulan-bulanan Chelsea.

Satu laga dalam ajang Liga Primer Inggris dan dua laga lainnya dalam dua leg semifinal Piala Liga Inggris. Gawang Spurs kebobolan sampai lima gol melawan Chelsea. Tantangan itu yang ada di hadapan Hugo Lloris dkk saat menyambangi Stamford Bridge, London, malam nanti WIB (siaran langsung SCTV/Vidio pukul 23.30 WIB).

Tuchel menyebut faktor peningkatan dari skuad asuhan Conte yang bisa jadi penentu hasil akhir laga itu. ’’Mereka memperkuat skuadnya. Mereka memperkuatnya dari sisi kedalaman skuad dan mereka punya pelatih yang sangat menuntut dengan rekor luar biasa dalam hal gelar domestik,’’ sebut Tuchel.

Kedalaman skuad jadi kekuatan The Lilywhites (julukan Spurs). Skema Spurs musim ini tidak jauh berbeda dengan musim lalu, 3-4-3 atau 3-4-2-1. Begitu pula komposisinya. Semuanya sama persis. Mulai dari kiper Hugo Lloris sampai dengan Harry Kane sebagai pemain di posisi sembilan. Memulai Liga Primer Inggris dengan menang besar 4-1 atas Southampton FC jadi bukti kedalaman skuadnya.

Kondisi skuad Conte itu berbanding terbalik dengan tuan rumah Chelsea. Tuchel tak punya kedalaman skuad setelah ditinggal pergi beberapa pemain pilarnya pada musim lalu. Sebut saja Antonio Rudiger, Andreas Christensen, Romelu Lukaku, dan Timo Werner.

Skema permainan Chelsea bisa berubah karenanya. Terutama di barisan lini belakang. Masuknya bek baru dari SSC Napoli Kalidou Koulibaly bisa jadi tambahan kekuatan sekaligus jadi sesuatu yang baru di dalam skema Tuchel.

’’Tapi saya tidak percaya bahwa ada jurang pemisah di antara kami atau kesenjangan yang besar di antara kami,’’ klaim Tuchel. Musim lalu Chelsea dan Spurs finis secara berurutan dalam klasemen akhir Liga Primer Inggris. Chelsea di posisi ketiga, Spurs bisa finis di posisi keempat. (Football London, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.