LOMBOK TENGAH-KEMPALAN: Jagat dunia maya dihebohkan dengan situasi sebelum balapan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, dimulai pada Minggu sore (20/3). Gara-garanya, seorang pawang masuk ke lintasan sirkuit ketika hujan lebat melanda.
Baru kali ini ajang balapan sekelas MotoGP ada pawang hujan sampai masuk ke lintasan sirkuit. Banyak yang meremehkannya takkan mampu meredakan hujan lebat disertai petir sore itu. Tapi faktanya, tidak sampai sejam dia melakukan ritual di tengah sirkuit, hujan pun reda.
BACA JUGA: Merah Putih Berkibar di Mandalika, Pebalap Astra Honda di Podium Ketiga IATC
Begitulah kisah yang dialami seorang pawang hujan bernama Raden Roro Istianti Wulandari, atau yang akrab disapa dengan Mbak Rara itu. Dia sudah didapuk sebagai pengendali hujan di Sirkuit Mandalika selama proses persiapan sampai balapan MotoGP selesai.
Di balik kisahnya yang jadi sorotan itu, Mbak Rara ternyata sempat tidak diperbolehkan masuk ke lintasan oleh pihak Dorna Sports sebagai pihak pengelola kejuaraan balap motor dunia bertajuk MotoGP itu.
BACA JUGA: Ini Tantangan Sirkuit Mandalika Bagi Pebalap MotoGP saat Pramusim Kedua
“Tapi, dengan bantuan pak Erick (Thohir) dan pak Andhi (Priandhi Satria, Dirut MGPA selaku pengelola Sirkuit Mandalika) saya bisa masuk ke sana dan dengan seizin Allah SWT saya bisa meredakan hujan,” ungkap Mbak Rara.
Mbak Rara pun mengungkapkan, dia sudah diminta untuk mengendalikan hujan ketika proses penyelesaian pembangunan Sirkuit Mandalika. Begitu besarnya tanggung jawab yang dia emban selama 21 hari sejak awal Maret lalu, dia sampai kurang tidur.
BACA JUGA: MGPA Konfiden Grade A untuk Sirkuit Mandalika
“Rata-rata saya hanya tidur dua jam sehari,” sebut sosok yang konon sudah dipercaya sejak membantu jadi pawang hujan ketika Asian Games 2018 lalu itu. Makanya, tidak mengherankan jika dia dibayar dengan bayaran tinggi selama bertugas di Sirkuit Mandalika.
Per harinya, Mbak Rara sampai dibayar senilai Rp 5 juta. Artinya, dalam kurun waktu 21 hari dia bekerja di Sirkuit Mandalika, dia bisa mengantongi bayaran yang besarnya mencapai Rp 105 juta. Fantastis bukan? Setidaknya, dunia sudah melihat rampalan-rampalan mantranya mampu menghentikan hujan. Dorna Sports yang awalnya melarang dia masuk, jadi balik memujinya. “Ampuh,” tulis Dorna Sports dalam akun Instagram-nya. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi