LOMBOK TENGAH-KEMPALAN: Pada akhir pekan ini, Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, akan menjalani debutnya sebagai tuan rumah balapan MotoGP. Pertamina Grand Prix of Indonesia akan berlangsung mulai 18 – 20 Maret nanti.
Namun, sebelum debut tersebut, sirkuit tersebut kini sudah berjuang terlebih dulu supaya dapat lisensi Grade A dari Federasi Motorsport Internasional (FIM). Lisensi tersebut hanya bisa diraih setelah menjalani proses uji homologasi.
BACA JUGA: Pengaspalan Ulang Sirkuit Mandalika Selesai Sehari Lebih Awal dari Semula
Proses tersebut dimulai Senin (14/3). ’’Pihak FIM bakal datang pada hari ini dan besok (Selasa, 15/3). Lintasan akan terlebih dahulu dilihat oleh safety officer untuk proses homologasi,’’ sebut Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria.
Aspal lintasan jadi salah satu aspek utama yang bakal dilihat FIM dan menentukan lisensi Grade A tersebut. MGPA menyebut, pengaspalan ulang seperti yang diminta FIM dan Dorna Sports itu jadi bukti komitmen pihaknya dan ITDC memburu lisensi Grade A.
BACA JUGA: Ternyata, Aspal Sirkuit Mandalika Terdiri dari Tiga Lapisan Lho
’’Sekarang lintasannya terlihat jauh lebih bagus. Butiran-butirannya lebih besar dan lebih rapat,’’ klaim Andhi (sapaan akrab Priandhi). Dia pun mengungkapkan kecepatan para pebalap sebagai salah satu tantangan dalam pembangunan lintasan.
’’Tidak mudah untuk membuat permukaan lintasan. Di Indonesia belum pernah ada lintasan bisa dilewati dengan kecepatan melebihi 250 kilometer per jam. Itu bahkan bisa sampai 300 kilometer per jam. Bukan hanya jalan lurus, tapi juga tikungan,’’ tutur Priandhi.
Selain aspal, beberapa hal lainnya yang harus dibenahi ketika memasuki masa-masa akhir dalam persiapan pekan balapan adalah hal-hal minor seperti cat warna merah-putih di kerb dan hijau di run off area.
BACA JUGA: Ternyata, Ini Penyebab Kotornya Trek di Sirkuit Pertamina Mandalika
Selain itu, tembok-tembok pun harus dibersihkan dan juga ada beberapa titik yang akan diberi global branding, yaitu sponsor-sponsor yang bekerja sama dengan Dorna Sports di seluruh event kejuaraan dunia MotoGP.
Meski begitu, Priandhi kembali menekankan bahwa syarat utama homologasi adalah dari kondisi lintasan. ’’Yang paling penting aspalnya. Yang lainnya hanya beautifikasi. Kami pun optimistis mampu mendapatkan homologasi Grade A dan menyelenggarakan MotoGP dengan aman,’’ kata Priandhi. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi