
KEMPALAN: Jurnalistik adalah profesi yang terbuka terhadap banyak bidang ilmu. Banyak jurnalis yang latar belakangnya bukan dari bidang ilmu jurnalistik. Namun fenomena itulah yang membuat dunia pers menjadi dunia yang begitu menantang, dinamis, dan kreatif.
“Satu hal yang penting, yaitu jurnalis harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Terutama para jurnalis perempuan,” ujar Masayu Indriaty Susanto pada acara Bincang Buku dan Diskusi Publik bertema “Jurnalis Perempuan dalam Pusaran Media Massa”, di Café Baca Canarisla, Pabelan, Sukoharjo Jawa Tengah, Selasa (23/11).
Perkembangan sistem informasi yang begitu cepat membuat profesi jurnalis menjadi makin kompetitif. Jurnalis era kini bukan hanya harus mampu menulis berbagai artikel dan berita dengan cepat dan menarik, tapi juga harus menguasai teknologi. Juga memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni.

“Jurnalis masa kini bukan hanya dituntut harus mampu menghasilkan tulisan yang menarik. Namun juga harus mampu berkomunikasi dengan baik. Jurnalis sekarang bukan cuma ditugaskan menulis berita, tapi juga harus mampu reportase langsung di lapangan melalui live instagram, youtube, atau berbagai platform lainnya,” tambahnya.
Karena itulah, terutama jurnalis perempuan, etika dan performance adalah hal yang penting. Bahkan merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap diri sendiri dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Dan seorang jurnalis harus mau membaca dan belajar. Karena seorang jurnalis profesional harus mampu ditugaskan di bidang apapun.
”Meski ada wartawan spesialis pada bidang tertentu dalam beberapa manajemen redaksi, namun pada dasarnya seorang jurnalis harus bisa menulis topik apa saja. Dan selalu update dengan perkembangan di masyarakat,” ujarnya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi