SURABAYA-KEMPALAN: Pembinaan usia dini yang terstruktur kembali membuahkan hasil nyata bagi Gribin Volleyball Club. Klub bola voli yang berbasis di Pakal, wilayah barat Kota Surabaya ini, membuktikan eksistensinya dengan meloloskan dua representatif terbaiknya—satu atlet dan satu asisten pelatih—ke dalam skuad Pemusatan Latihan Cabang (Puslatcab) Bola Voli Indoor Kota Surabaya untuk proyeksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027.
Langkah ini menegaskan bahwa regenerasi atlet di pinggiran kota pahlawan tidak pernah surut, sekaligus menjaga tradisi Gribin VC sebagai salah satu kawah candradimuka voli yang diperhitungkan di tingkat regional.
Menjaga Napas Regenerasi di Jalur Prestasi
Masuknya nama pemain andalan, Junico, serta sang arsitek tim, Johanes Puguh, sebagai asisten pelatih, menjadi bukti konkret konsistensi tersebut. Bagi Junico, pemanggilan ini merupakan pembuktian lanjutan setelah dirinya juga sukses menembus skuad Porprov IX Malang Raya lalu.
Catatan ini sekaligus memperpanjang rekam jejak impresif Gribin VC. Pada edisi Porprov IX Jatim 2025 di Malang Raya, klub ini sukses menyumbangkan tiga nama (satu pelatih dan dua pemain). Meski secara kuantitas terdapat dinamika, keberhasilan mengirimkan wakil secara berturut-turut pada dua edisi Porprov membuktikan bahwa sistem pembinaan Gribin VC berjalan stabil dan linier dengan kebutuhan tim kota.
Nantinya, duo Gribin VC ini akan melebur bersama 16 pemain hasil seleksi awal yang berasal dari klub-klub elite anggota Pengkot PBVSI Surabaya. Skuad ini merupakan kombinasi talenta terbaik dari Surabaya Samator, BBV, Porpard, Sawanggaling, hingga Jaya Raya. Di jajaran kepelatihan, Johanes Puguh akan bahu-membahu bersama Yoga Tegar Sujiwo untuk menyokong taktik head coach legendaris, Ibarsjah Djanu Tjahyono.
Asisten pelatih tim Puslatcab Surabaya sekaligus juru taktik Gribin Volleyball Club, Johanes Puguh, menyatakan bahwa pemanggilan ini merupakan buah dari disiplin panjang, bukan instan.
“Keberhasilan Junico kembali masuk skuad dan kepercayaan yang diberikan kepada saya adalah hasil dari komitmen latihan tanpa henti di Surabaya Barat. Gribin Volleyball Club tidak pernah mengubah visi: kami fokus pada fundamental dan mental bertanding pemain muda. Bersaing dengan nama-nama besar dari Samator atau BBV bukan hal mudah, tetapi ini membuktikan bahwa anak-anak Pakal punya kualitas setara. Fokus kami sekarang adalah menyatukan visi di bawah arahan Coach Ibarsjah untuk mempertahankan supremasi Surabaya.”
Test Case Juni: Menguji Kesiapan Menuju Emas

Ujian pertama bagi kesolidan skuad racikan Ibarsjah Djanu Tjahyono ini akan tersaji dalam waktu dekat. Tim Puslatcab Surabaya dijadwalkan melakoni uji nyali pada ajang Mini Porprov yang akan digelar akhir Juni atau awal Juli mendatang.
Turnamen pemanasan ini akan menjadi test case krusial bagi tim pelatih untuk mereduksi jumlah pemain sebelum menetapkan komposisi final (long list) skuad Porprov Surabaya. Langkah simulasi ini dinilai sangat vital, mengingat target yang diusung oleh PBVSI Surabaya pada Porprov X Jatim 2027 di rumah sendiri tidak main-main, yakni mengawinkan medali emas.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi