Jadi menggoyang Prabowo saat ini, bisa jadi berasal dari akumulasi ambisi Poltiik 3 Periode, ambisi perpanjang kekuasaan Genk Solo, tunda pemilu dan pilpres. Sehingga kalau Prabowo berkuasa, cukup 2 tahun saja.
Oleh: Muslim Arbi Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu
KEMPALAN: Menggoyang Prabowo? Padahal Presiden Prabowo Subianto tidak perlu digoyang lagi. Karena di berbagai momen, Presiden Prabowo sering berjoget dengan goya gemoy-nya. Bahkan saat ketemu PM Malayasia Dato Anwar Ibrahim. Presiden Donald Trump sempat goyang. Bikin Anwar Ibrahim pun tertawa.
Menggoyang Prabowo saat ini. Kelihatan betul. Ada misi di baliknya. Sistematis sekali. Mulai dari pelemahan Rupiah sampai mencapai di atas Rp 18.000 per dolar hingga demo mahsiswa dari berbagai kampus dan Kota-kota.
Pertanyaannya. Soal aksi Juni-Juli-Agustus ini pernah dihembuskan oleh Tamsil Linrung, Wakil Ketua DPD RI maupun Pak Jusuf Kalla beberapa bulan lalu.
Publik masih ingat. Prof Connie Bakrie pin pernah bilang. Prabowo hanya diberi waktu dua tahun menjabat. Setelah itu akan digantikan Gibran Rakabuming Raka? Weleh-weleh.
Jika omongan Connie Bakrie, mantan Istri Kang Jaja Suparman – mantan Pangdam Jaya itu betul, boleh kita tanya dong?
Tidakkah menggoyang Prabowo saat ini adalah bagian dari desain besar. Prabowo cukup 2 tahun lalu digantikan Gibran? Karena Oktober besko, dua tahun Prabowo presiden.
Tidakkah situasi saat ini dan berbagai perniknya: Aksi dan sebagainya itu adalah bagian dari Strategi dan rencana besar untuk mencukupkan Prabowo hanya 2 tahun menjabat?
Apalagi saat ini orang-orang di sekitar Prabowo itu adalah Orang-orang Jokowi bukan? Tidakkah agenda mereka tetap jalankan misi Prabowo 2 tahun?
Ingatan kolektif publik ketika Jokowi menjelang masa akhir jabatannya. Ada Gerakan Jokowi 3 Periode yang dipelopori Luhut Binsar Pandjaitan dkk. Ada Gerakan Tunda Pemilu dan Jokowi diperpanjang jabatannya 2 tahun lagi oleh Bahlil Lahadalia karena alasan Cofiv-19.
Terlebih lagi saat ini ketika Prabowo mencoba menerapkan Pasal 33 UUD 1945, sejumlah Oligarki dan pemilik modal kuat kebakaran jenggot bukan? Bisa jadi di balik itu merekalah yang bermain di balik Amandemen UUD 1945 menjadi UUD 2002 turut bermain. Makin kacau saja negeri ini, bukan?
Jadi menggoyang Prabowo saat ini, bisa jadi berasal dari akumulasi ambisi Poltiik 3 Periode, ambisi perpanjang kekuasaan Genk Solo, tunda pemilu dan pilpres. Sehingga kalau Prabowo berkuasa, cukup 2 tahun saja.
Setelah itu digantikan oleh anaknya, Gibran. Seperti Bahlil kampanyekan Raja Jawa itu.
*) Muslim Arbi, Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu
Pendapat dalam artikel ini adalah pandangan pribadi.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi