Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 16:04 WIB
Surabaya
--°C

Anies Diserang, Anies Semakin Disayang

KEMPALAN: Pernahkan Anda nonton sajian televisi yang bercerita tentang kehidupan liar di National Geographic? Disana akan digambarkan adanya komunitas – komunitas hewan yang akan berkumpul dengan sejenisnya.

Seringkali kita lihat dalam tayangan tersebut kelompok hewan itu mendapatkan ancaman dari hewan hewan buas yang berkoloni mencari mangsa hewan – hewan lain yang dianggap tidak sekuat mereka pada koloni yang lain.

Pada kelompok koloni hewan buas sejenis, akan selalu menjaga koloninya agar tidak mendapatkan ancaman dari kelompok yang lain yang dianggap sebagai ancaman. Koloni itu akan bekerjasama menyerang yang lain demi mempertahankan status nyaman yang dimiliki selama ini.

Situasi liar kehidupan rimba yang digambarkan dalam National Geographic ini linier bisa mengantarkan kita pada potret penggambaran politik kita saat ini.

Oligarki yang hampir 10 tahun mendapatkan perlakuan khusus dari rezim dan pejabat korup, tentu berharap usia perselingkuhan mereka bisa lebih lama. Untuk mempertahankan situasi itu, tidak segan merekapun menggunakan segala cara, meski itu dianggap kotor, tak bermoral dan melanggar etik.

Hal seperti itu berlaku pada Anies. Anies nampaknya sudah dinisbahkan sebagai musuh bersama oligarki dan kekuasaan jahat. Anies dianggap sebagai ancaman bagi keberlangsungan cara cara kotor mereka menggarong uang negara. Maka Anies harus dihabisi.

BACA JUGA: Anies “The Rising Star”

Tak heran akhir-akhir ini upaya untuk menyerang Anies habis-habisan dikerahkan agar Anies bisa dihempaskan. Berbagai manuver jahat diluncurkan untuk menghabisi Anies.

Bagi gerombolan oligarki dan penguasa jahat istana, Anies harus salah, tidak ada yang benar pada diri Anies dan apa yang dia kerjakan. Hati nurani mereka sudah tertutup, mereka sudah seperti binatang buas yang memberlakukan Indonesia seperti rimba raya.

Demokrasi kita mundur, kebebasan berpendapat yang menjadi indikator penghargaan hak asasi manusia mereka injak-injak, hukum mereka bikin anomali, tajam kelawan tumpul kekawan.

BACA JUGA: Stay Cool Bersama Anies

Praktik penegakan hukum kita dipertanyakan, aparat hukum seringkali tak berdaya menghadapi intervensi oligarki dan penguasa jahat yang melindungi.

Anies dan Islam seolah menjadi musuh yang harus dihabisi, karena Anies dan Islam dianggap sebagai penghalang mereka berbuat kotor merampok uang dan kekayaan negara.

Padahal ajaran Islam yang dianut Anies dan ajaran semua agama, pastilah mengajarkan bahwa setiap orang harus berlaku baik dan jujur. Nah, kita tidak tahu ajaran siapa yang dianut oleh pejabat istana yang berselingkuh dengan oligarki itu.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.