Pimpinan DPRD Surabaya saat berkunjung ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Rabu (20/5). (Foto: Andra Jatmiko/kempalan.com)
SURABAYA-KEMPALAN: Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri bersama Wakil Ketua DPRD Bahtiar Rifai dan Laila Mufidah melakukan silaturahmi ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Rabu (20/5). Kedatangan rombongan disambut Ketua PD Muhammadiyah Surabaya, M Ridlwan beserta jajaran pengurus.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD dan Muhammadiyah membahas berbagai persoalan pembangunan Kota Surabaya, mulai dari pentingnya membangun kota yang inklusif, penguatan sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, hingga pengawasan terhadap maraknya kafe di Surabaya.
Usai pertemuan, Syaifuddin Zuhri mengatakan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat penting dilakukan agar DPRD memahami kebutuhan dan aspirasi warga secara langsung.
“Kalau Surabaya ingin menjadi kota yang inklusif, maka kita harus mampu mendengar semuanya, termasuk dari organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah,” ujar Syaifuddin.
Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan pemerintah dan DPRD semata, melainkan membutuhkan dukungan serta masukan dari organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dalam dialog tersebut, lanjut dia, DPRD juga menerima berbagai masukan terkait maraknya keberadaan kafe di Surabaya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah perlunya fungsi kontrol terhadap operasional tempat usaha tersebut, mulai dari batasan usia pengunjung, jam operasional, hingga pemanfaatan fasilitas WiFi agar lebih mendukung aktivitas positif dan edukatif.
“Dengan silaturahmi seperti ini, kita mendapatkan banyak informasi dan masukan yang selama ini mungkin belum terpetakan secara maksimal,” katanya.
Syaifuddin menegaskan, seluruh organisasi masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kota dan bangsa. DPRD, kata dia, berkewajiban menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam kebijakan, sementara pemerintah menjalankan amanah tersebut melalui program dan regulasi.
Ia juga menyampaikan bahwa agenda silaturahmi akan terus dilakukan ke berbagai institusi dan organisasi masyarakat lainnya di Surabaya. Setelah dari Muhammadiyah, DPRD dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Polrestabes Surabaya dan Pengadilan Negeri Surabaya.
Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Surabaya, M Ridlwan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan pimpinan DPRD Surabaya tersebut. Menurutnya, komunikasi langsung antara DPRD dan organisasi masyarakat sangat penting untuk memperkuat pembangunan kota.
“Kehadiran DPRD ini menjadi penting karena Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat juga membutuhkan DPRD untuk menyalurkan aspirasi kepada pemerintah kota,” ujarnya.
Ridlwan menjelaskan, Muhammadiyah di Surabaya memiliki banyak amal usaha seperti sekolah, rumah sakit, dan panti sosial yang membutuhkan dukungan regulasi yang baik dari pemerintah daerah.
“Kalau regulasinya baik, tentu akan menguntungkan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah maupun NU sehingga bisa berkembang lebih baik dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya. (Andra Jatmiko)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi