Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno saat kunjungan kerja di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Rabu (3/6). (Foto: Andra Jatmiko/kempalan.com)
Sekretaris Komisi DPRD Surabaya Anas Karno saat
SURABAYA-KEMPALAN: Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan Anas Karno menegaskan pentingnya respons cepat, komunikatif, dan humanis dalam pelayanan publik. Menurutnya, warga tidak selalu menuntut persoalan langsung selesai, tetapi membutuhkan kepastian bahwa laporan dan keluhan mereka diterima serta ditindaklanjuti.
Pesan tersebut disampaikan Anas saat kunjungan kerja di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Rabu (3/6). Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa lurah dan camat merupakan garda terdepan pelayanan pemerintah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.
“Kadang masyarakat tidak meminta masalahnya langsung selesai. Mereka hanya ingin mengetahui bahwa laporan mereka sudah diterima dan sedang diproses. Respons sederhana bisa membuat warga merasa diperhatikan,” kata Anas.
Menurutnya, di era digital saat ini, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin mudah melalui telepon seluler maupun aplikasi pesan instan. Karena itu, etika komunikasi harus menjadi bagian penting dalam pelayanan publik modern.
Anas menilai, balasan singkat atau pemberitahuan mengenai perkembangan tindak lanjut laporan warga dapat memberikan rasa tenang sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Politisi yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPC PDI Perjuangan Surabaya itu mengajak seluruh aparatur kelurahan dan kecamatan untuk terus mengedepankan profesionalisme dan keramahan dalam melayani masyarakat.
“Kalau memang belum bisa menjawab atau menyelesaikan saat itu juga, setidaknya ada informasi kepada warga. Dengan begitu masyarakat merasa dihargai dan tidak dibiarkan menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.
Anas juga mengapresiasi berbagai upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menilai pembinaan aparatur terkait etika pelayanan, komunikasi, dan tata kelola administrasi perlu terus diperkuat agar kualitas layanan semakin optimal.
Menurutnya, pelayanan publik yang humanis menjadi faktor penting dalam mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat. Kepercayaan publik, kata dia, sering kali tumbuh dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Pelayanan yang baik bukan hanya soal aturan dan prosedur. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat merasa didengar, dihargai, dan mendapatkan kepastian ketika berkomunikasi dengan pemerintah,” tuturnya. (Andra Jarmiko)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi