KEMPALAN: Komitmen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs) kembali memperoleh pengakuan internasional. Melalui perangkingan Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026, ITS berhasil naik ke kelompok peringkat 101–200 dunia setelah sebelumnya berada pada rentang posisi 201–300.
Peningkatan ini menjadi salah satu capaian terbaik ITS dalam pemeringkatan yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). ITS mencatatkan performa kuat pada tiga poin SDGs utama, yakni SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan skor 91,9; SDG 14 tentang Ekosistem Laut dengan skor 84,0; serta SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan dengan skor 84,8.
Kepala Unit SDGs dan Eco Campus ITS Danar Guruh Pratomo ST MT PhD mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi implementasi nilai-nilai SDGs di lingkungan kampus. Dukungan kebijakan pimpinan serta keterlibatan sivitas akademika menjadi faktor penting di balik peningkatan tersebut. “Tahun ini Alhamdulillah meningkat ke kelompok 101–200 dunia, dan itu capaian yang luar biasa,” tuturnya penuh syukur.
Dosen Departemen Teknik Geomatika ITS tersebut menjelaskan, berbagai kegiatan untuk membangun kesadaran sivitas akademika terhadap isu pembangunan berkelanjutan terus dilakukan secara konsisten. Salah satu upaya yang dijalankan adalah pelaksanaan sustainability test yang bertujuan memperkuat pemahaman mengenai SDGs di lingkungan internal kampus. “Di ITS sering dilakukan sustainability test untuk membangun awareness rekan-rekan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danar menambahkan, kuatnya posisi ITS pada SDG 1 didukung oleh berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Sementara itu, performa tinggi pada SDG 14 berkaitan erat dengan fokus pengembangan bidang maritim yang telah lama menjadi bagian dari visi institusi. “No Poverty (SDG 1) kita tinggi karena memberikan beasiswa, sedangkan Life Below Water (SDG 14) kuat karena fokus maritim sudah jadi visi misi ITS,” bebernya penuh semangat.
Selain tiga SDGs unggulan tersebut, ITS juga menunjukkan tren skor keseluruhan yang terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Pada 2026, ITS mencatatkan skor keseluruhan di rentang 82,3–89,2, naik dari rentang 79,4–83,6 pada tahun sebelumnya. Capaian ini memperkuat posisi ITS sebagai salah satu perguruan tinggi paling berkelanjutan di Indonesia.
Ke depan, ITS menargetkan masuk 100 besar dunia pada tahun depan dan 50 besar dunia dalam tiga tahun mendatang. Target tersebut akan dikejar melalui penguatan implementasi SDGs dalam pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperluas kemitraan di tingkat internasional.
Melalui langkah-langkah tersebut, ITS terus berupaya menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi ITS sebagai institusi yang tidak sekadar mengejar angka, tetapi benar-benar hidup dalam semangat pembangunan berkelanjutan. “Prinsipnya di SDGs adalah no one left behind,” ujarnya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi