Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 15:49 WIB
Surabaya
--°C

Syaifuddin Zuhri: Surabaya Harus Jadi Kota yang Inklusif dan Kondusif

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri saat doorstop. (Foto: Andra Jatmiko/kempalan.com)

SURABAYA-KEMPALAN: Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antara legislatif dengan tokoh agama serta organisasi kemasyarakatan demi menjaga kondusivitas Kota Surabaya.

Hal ini disampaikan Syaifuddin saat melakukan silaturahmi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Suranaya bersama Wakil Ketua DPRD Bahtiar Rifai dan Laila Mufidah, Rabu (20/5).

Menurur Syaifuddin anggota DPRD sebagai wakil rakyat tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan, masukan, dan kontrol dari masyarakat. Termasuk para ulama dan tokoh organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah.

“Wakil rakyat tidak akan lengkap tanpa pengetahuan, masukan, dan pandangan dari para ulama maupun tokoh masyarakat. Muhammadiyah adalah salah satu pilar penting bangsa ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, DPRD membutuhkan kritik dan saran dari berbagai elemen masyarakat agar fungsi pengawasan, legislasi, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.

Dalam kesempatan itu, Syaifuddin juga menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan di tengah situasi sosial dan arus informasi yang berkembang saat ini. Ia menilai kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci menjaga Surabaya tetap aman dan harmonis.

“Surabaya harus menjadi kota yang inklusif, penuh ketenangan dan kenyamanan. Jangan sampai kota ini goyah oleh situasi apa pun,” katanya.

Politikus yang memimpin lembaga legislatif Surabaya itu menambahkan, semangat persatuan harus terus dirawat meski masyarakat memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

“Kebaikan hidup dibangun atas persamaan tujuan. Meski berbeda latar belakang, kita harus mampu mencari gayung bersama untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Syaifuddin juga menegaskan DPRD terbuka terhadap seluruh elemen masyarakat dan tidak ingin dipandang sebagai lembaga yang eksklusif.

“Kalau DPR tidak turun dan hadir di tengah masyarakat, lalu mewakili siapa? Karena itu kami ingin terus menjalin komunikasi dengan semua pihak,” ucapnya.

Ia berharap silaturahmi tersebut dapat memperkuat hubungan antara DPRD Surabaya dan Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas Kota Pahlawan.

“Surabaya tidak boleh terjadi kekacauan. Kita semua punya tanggung jawab menjaga kota ini tetap teduh, damai, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Andra Jatmiko)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.