MADIUN-KEMPALAN: Olahraga asal Prancis, petanque, kini resmi membumi dan menjadi primadona baru di Kabupaten Madiun. Hal ini dibuktikan melalui gelaran Turnamen Petanque Pelajar Open 2026 Kadindik Cup se-Jawa Timur yang berlangsung di lapangan petanque SMPN 1 Balerejo, Madiun, pada 14 hingga 17 Mei 2026.
Turnamen bergengsi ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dengan total 259 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kompetisi ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari tingkat SD/MI sederajat (kategori single open dan double open), SMP/MTs (double open dan triple open), SMA/SMK/MA (double open dan triple open), hingga kategori Exclusive untuk usia di atas 25 tahun (double open).

Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jawa Timur, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes., memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, khususnya SMPN 1 Balerejo yang bertindak sebagai tuan rumah.
Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana yang disediakan oleh pihak sekolah sangat luar biasa untuk menunjang kompetisi tingkat provinsi.
Dalam amanatnya, Profesor di bidang disiplin ilmu dan keahlian olahraga ini membakar semangat para atlet muda agar terus berjuang tanpa menyerah.
Beliau mengutip pesan mendalam dari sang proklamator, Bung Karno. “Bercita-citalah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang,” tegas Prof. Dwi Cahyo.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menyatakan bahwa turnamen ini merupakan momentum luar biasa bagi perkembangan olahraga daerah. Agus optimistis Madiun kini memiliki harapan besar untuk melahirkan atlet petanque berprestasi, tidak hanya di level regional, melainkan hingga tingkat nasional dan internasional.
Lebih lanjut, Agus Sucipto menegaskan bahwa melalui Kadindik Cup 2026 ini, Kabupaten Madiun kini resmi memiliki bank data atlet yang solid. Basis data ini akan menjadi acuan utama dalam menjaring bibit unggul untuk didelegasikan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) mendatang(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi