Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 01:20 WIB
Surabaya
--°C

Bukan Sekadar MoU: Langkah Radikal KONI Jatim Pastikan Tak Ada Lagi Atlet Terlantar karena Cedera

SURABAYA – KEMPALAN: Selama ini, momok terbesar seorang atlet bukanlah kekalahan, melainkan cedera yang mematikan karier. Menjawab ketakutan tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur melakukan langkah progresif dengan meresmikan kerja sama strategis bersama RS Mitra Keluarga Kenjeran di Surabaya, Kamis (16/4).Langkah ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan pembangunan sistem “Emergency Response” dan rehabilitasi mutakhir bagi pahlawan olahraga Jawa Timur.

Penanganan Tanpa CelahKetua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata dari perlindungan hulu ke hilir. Tak tanggung-tanggung, atlet kini mendapatkan akses prioritas ke Orthopedic Center, fasilitas medis khusus yang menjadi ‘senjata rahasia’ untuk menangani cedera sendi dan tulang secara presisi.”Kami tidak ingin lagi mendengar ada atlet Jatim yang kariernya terhenti atau prestasinya meredup hanya karena salah penanganan cedera. Kerja sama dengan RS Mitra Keluarga Kenjeran adalah jaminan bahwa mereka aman. Atlet fokus bertarung, kami urus keselamatannya,” tegas Nabil dengan nada tajam.

Integrasi BPJS dan Fasilitas VVIPKeunggulan eksklusif dari kerja sama ini adalah integrasi layanan yang menghubungkan rawat inap, rawat jalan, hingga medical check-up yang tersinkronisasi langsung dengan BPJS Ketenagakerjaan. Artinya, kendala birokrasi dan biaya yang sering menghambat pemulihan atlet kini resmi dipangkas.

Direktur RS Mitra Keluarga Kenjeran, dr. Monita Fenny Sudarsono, M.Kes., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim dokter ortopedi sub-spesialis yang terbiasa menangani kasus trauma olahraga berat.“Kami sadar waktu adalah segalanya bagi atlet. Dengan fasilitas Orthopedic Center, kami memberikan layanan cepat dan tepat. Mulai dari tim medis di lapangan, ambulans siaga, hingga proses pembedahan dan rehabilitasi pasca-operasi, semuanya tersedia dalam satu ekosistem,” jelas dr. Monita.

Mengapa Ini Penting? Secara nasional, banyak atlet daerah yang kesulitan kembali ke performa puncak setelah cedera karena minimnya akses ke dokter spesialis olahraga. Jatim mengambil langkah berbeda. Dengan visi “Dari Jawa Timur untuk Indonesia, Menuju Prestasi Dunia”, KONI Jatim ingin memastikan mesin pencetak juara ini selalu dalam kondisi prima.Sinergi ini juga mencakup penyediaan tenaga medis profesional di setiap gelaran event olahraga nasional di bawah naungan KONI Jatim. Ini adalah standar baru dalam manajemen olahraga di Indonesia.

Penandatanganan MoU ini menjadi sinyal kuat bagi provinsi lain bahwa kesejahteraan dan kesehatan atlet adalah investasi, bukan beban. Dengan jaminan kesehatan kelas wahid, diharapkan mental bertanding atlet Jatim semakin tangguh karena mereka tahu, di belakang mereka ada tim medis terbaik yang siap siaga.Kini, pahlawan-pahlawan olahraga Jawa Timur bisa melompat lebih tinggi, berlari lebih kencang, dan bertarung lebih keras tanpa rasa takut. Karena di RS Mitra Keluarga Kenjeran, karier mereka berada di tangan yang tepat. (Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.