Misteri GBT: Uji Nyali Saat Rekor ‘On Fire’ Persebaya Membentur Tembok Keangkuhan Stadion Sendiri
personPewarta: Editor Kempalan
scheduleSabtu, 2 Mei 2026, pukul : 12:53 WIB
SURABAYA-KEMPALAN: Gelora Bung Tomo (GBT) akan kembali menjadi saksi bisu bentrokan harga diri. Sabtu (02/05/2026) pukul 15.30 WIB, Persebaya Surabaya menjamu PSBS Biak. Namun, bagi Green Force, laga ini bukan sekadar mengejar tiga poin dalam lanjutan BRI Super League; ini adalah perang melawan psikologi dan “kutukan” yang tak kasat mata.
Meski Persebaya dalam tren positif atau sedang on fire, bayang-bayang hasil minor di rumah sendiri masih menghantui. GBT yang seharusnya menjadi benteng angker bagi lawan, justru seringkali menjadi panggung bagi tim tamu untuk mencuri poin.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tampak sangat menyadari beban sejarah tersebut. Alih-alih melontarkan janji manis atau sesumbar kemenangan besar, pelatih asal Portugal ini justru memilih sikap yang sangat kontemplatif dan dingin.
Bernardo Tavares:
“Sepak bola tidak dimainkan di atas kertas atau melalui teriakan di depan kamera. GBT adalah rumah kita, tapi sejauh ini rumah ini terlalu ramah pada tamu. Saya tidak butuh kembang api sebelum laga dimulai. Saya tidak ingin berkoar-koar soal statistik ‘on fire’ tim kami, karena api bisa padam oleh keangkuhan diri sendiri. Fokus kami satu: membuat penonton pulang dengan senyum, bukan dengan alasan.”
Tavares menambahkan bahwa kutukan hanyalah istilah bagi mereka yang gagal melakukan evaluasi. Ia menyoroti bagaimana detail-detail kecil seringkali menjadi “bencana” saat bermain di hadapan Bonek Mania.
“Bermain di Surabaya berarti Anda bermain dengan jantung yang berdetak lebih kencang. Jika kami gagal mengontrol emosi itu, stadion ini akan kembali memakan kami. Kami menghormati PSBS Biak, dan cara terbaik menghormati lawan adalah dengan bekerja keras dalam diam, lalu biarkan papan skor yang berbicara saat peluit panjang dibunyikan,” pungkas Tavares dengan nada bicara yang rendah namun penuh penekanan.
Laga sore nanti akan menjadi pembuktian: apakah kedisiplinan taktik Tavares mampu meluluhkan keangkeran GBT bagi tuan rumah, ataukah PSBS Biak yang akan memperpanjang daftar catatan merah Persebaya di tanah para pahlawan?(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)
Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi