SURABAYA-KEMPALAN: Sinyal dominasi Jawa Timur di panggung olahraga internasional kembali menyala. Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Woodball Indonesia (PB IWbA) secara eksklusif memilih tiga atlet terbaik asal Jawa Timur untuk mengemban misi negara dalam ajang bergengsi Hong Kong Open Woodball Championship 2026.Kejuaraan yang akan berlangsung pada 29 April hingga 5 Mei 2026 ini bukan sekadar turnamen biasa; ini adalah panggung pembuktian supremasi Indonesia di level global. Jawa Timur, yang selama ini dikenal sebagai “kawah candradimuka” Woodball nasional, kembali membuktikan kualitasnya dengan mengirimkan representasi terbesar dalam skuad Garuda.
Adapun tiga nama yang dipanggil untuk menjaga kehormatan Merah Putih adalah:

I Putu Ari Kuncoro (Sektor Putra)Alberthus Nathan Yusanto (Sektor Putra)Aileen Christabel Melati Putri (Sektor Putri)
Ketua Pengprov IWbA Jawa Timur, Ali Kuncoro, menyatakan bahwa pemanggilan ini adalah validasi atas sistem pembinaan atlet Jatim yang berjalan di jalur presisi. Baginya, terpilihnya atlet-atlet ini bukan karena kebetulan, melainkan hasil dari disiplin dan teknik tingkat tinggi.“Ini adalah kebanggaan kolektif. Dari total delapan atlet elit yang memperkuat Timnas Indonesia, tiga di antaranya adalah tulang punggung dari Jawa Timur. Kami tidak hanya mengirim atlet, kami mengirim harapan bangsa,” ujar Ali Kuncoro dengan nada optimis saat melepas para atlet di Kantor KONI Jawa Timur, Jumat (24/4).

Di sisi lain, Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, memberikan pesan yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa di Hong Kong nanti, yang dibawa bukan hanya nama daerah, melainkan martabat bangsa. Nabil menekankan pentingnya mentalitas juara yang dipadukan dengan ketenangan elegan di lapangan hijau.“Di level internasional, teknik adalah dasar, tapi mental adalah penentu. Atlet Jatim harus tampil dengan kepercayaan diri penuh, namun tetap menjaga rasa hormat pada lawan. Kami ingin mereka pulang membawa medali, bukan sekadar pengalaman,” tegas Nabil.
Kehadiran trio Jatim di Hong Kong Open 2026 diharapkan menjadi katalisator bagi perkembangan Woodball di Indonesia, sekaligus mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai produsen atlet berkelas dunia yang tak henti mencetak sejarah di kancah internasional. (Ambari Taufiq/M Fasichullisan).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi