WROCLAW-KEMPALAN: Laga final Liga Konferensi Europa antara Chelsea menghadapi Real Betis di Stadion Wroclaw, Wroclaw, Kamis dini hari WIB (29/5) jadi perjumpaan di antara Enzo Maresca sebagai tactician Chelsea dan Manuel Pellegrini, entrenador Betis.
Maresca dan Pellegrini bukan sosok yang asing. Keduanya pernah bekerja sama. Baik itu sebagai pelatih dan pemain. Atau sebagai pelatih dan asisten pelatih. Karenanya, di duel ini, Maresca sudah memahami karakter Pellegrini. Begitu pula sebaliknya.
Semuanya berawal dari klub Liga Spanyol, Malaga CF. Pada 2010—2011, Pellegrini yang jadi pelatih Malaga, dan semusim kemudian dia merekrut Maresca dari klub elite Yunani Olympiakos.
Pada Januari 2018—2019, keduanya kembali berjodoh di West Ham United. Maresca di West Ham didapuk sebagai asisten Pellegrini. Dari situlah bakat Maresca sebagai pelatih terasah.
Setelah berpisah dengan Pellegrini, Maresca meneruskan kariernya sebagai staf pelatih di Manchester City U-23. Di City dia pun mengenal Pep Guardiola, tactician skuad utama City.
Sempat kembali ke Italia dengan menukangi Parma Calcio, Maresca kembali ke City jadi asisten Pep, 2022—2023. Semusim sesudahnya, dia memulai menjajal peruntungannya di Leicester City. Termasuk membawa Leicester promosi ke Liga Primer Inggris.
Berselang enam tahun dari perpisahannya dengan Pellegrini itu, baru tahun ini Maresca berkesempatan bertemu dengan mentornya itu. Bukan sebagai kawan. Melainkan untuk jadi lawan!
’’Dia (Pellegrini) seperti ayah profesionalku,’’ sebut Maresca tentang Pellegrini, dilansir di laman Reuters.
BACA JUGA: Enzo Maresca Jadi Pelatih Chelsea, Mimpi Baik atau Mimpi Buruk?
’’Kami sudah sangat dekat. Manuel bukan hanya seperti kolegaku sendiri. Bagiku, dia itu seperti referensiku dalam melatih. Dia sosok yang terbaik,’’ tambah pria berkebangsaan Italia itu.
Ucapan Pellegrini saat masih jadi pelatihnya di Malaga, yang memotivasinya banting stir jadi pelatih sampai sekarang. Bahkan, sampai ketika sudah sama-sama memastikan diri ke final, dia tetap berkirim pesan dengan Pellegrini.
’’Aku mengiriminya pesan pendek, dan aku berkata: Aku akan menunggumu dalam final di Polandia,’’ seloroh Maresca. Pellegrini yang juga pernah menukangi The Cityzens (julukan City) itu pun juga gembira bisa berhadapan dengan mantan pemainnya.
’’Saat kami mencapainya (final), kemudian aku menghubunginya untuk mengatakan betapa senangnya aku berhadapan dengannya di final,’’ tegas Pellegrini. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi