Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tokoh Wanita Inspiratif dari IWAPI Jatim

waktu baca 5 menit
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima piagam penghargaan sebagai Tokoh Waniya Inspiratif dari Ketua DPD IWAPI Jatim Susmiati Rahmawati, Senin (5/2).

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan sebagai Tokoh Wanita Inspiratif dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur dalam Rapat Pleno dan Peringatan HUT ke-49 DPD IWAPI Jawa Timur di Novotel Samator Surabaya, Senin (5/2).

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPD IWAPI Jawa Timur Susmiati Rahmawati kepada Gubernur Khofifah. Penghargaan ini diberikan atas dukungan Khofifah kepada para wanita pengusaha di Bumi Majapahit.

Atas penghargaan yang diberikan kepadanya, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih. Menurutnya, penghargaan ini bukan untuk dirinya semata melainkan juga didedikasikan untuk seluruh perempuan di Jawa Timur.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPD IWAPI Jawa Timur atas penghargaan ini. Penghargaan ini bukan hanya bagi saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh perempuanĀ  di Jawa Timur yang telah berjuang dan memberikan kontribusi luar biasa dalam berbagai bidang,” kata Khofifah.

Gubernur Khofifah meninjau stand UMKM binaan DPD IWAPI Jatim.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini menyampaikan peran dan kontribusi perempuan dalam kebangkitan ekonomi melalui bidang wirausaha, seperti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ia pun secara khusus berpesan pada para wanita pengusaha bahwa sukses harus senantiasa dijemput melalui proses dan kerja keras.

“Sukses harus dijemput,  kesuksesan itu tidak akan mengkhianati kerja keras kita . Yang harus kita cari adalah kebahagiaan bukan sekadar  kesenangan. Maka yang terbangun adalah khusnuzan dan positive thinking. Hidup adalah perjuangan dan setiap  perjuangan butuh pengorbanan serta setiap pengorbanan  besar pahalanya,” ujarnya.

Khofifah juga memberikan acungan jempol kepada DPD IWAPI Jatim yang sejauh ini menjadi salah satu organisasi yang memberdayakan wanita lewat kegiatan usaha networking dan kolaborasi, pengembangan bisnis, advokasi dan kebijakan, hingga pengembangan pasar internasional.

“Ini tiga poin yang sedang diupayakan oleh IWAPI. Inovasi, inklusi, dan kolaborasi. IWAPI tidak semata-mata berikhtiar menaikkelaskan UMKM dari  mikro, kecil,  menengah, dan besar,” katanya.

Karena itu, Khofifah mengajak DPD IWAPI Jatim senantiasa membangun keberseiringan  para wanita pengusaha untuk mengemban tanggung jawab sosial dan berkontribusi positif pada masyarakat. Salah satu yang telah dilakukan saat ini adalah melakukan pembinaan pada para pengemudi ojek online (ojol) perempuan.

“Tanggung jawab sosial ini apabila diimplementasikan dengan baik di IWAPI kota dan kabupaten, seperti memberikan perhatian pada kelompok rentan, ibu hamil, dan stunting, maka IWAPI akan mengantarkan generasi emas 2045 Jawa Timur,” katanya.

Selain itu, Khofifah menyebut peluang terbukanya pasar IWAPI ke negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Hal ini berkaitan dengan Memorandum of Understanding (MoU) Pemprov Jatim terkait OPOP dengan Islamic Development Bank untuk membangun akses pasar ke OKI.

“Produk inovasi yang luar biasa ini marketnya harus dibangun lebih luas dan lebih beragam lagi. Pemprov Jatim sudah menandatangani MoU dengan IsDB untuk melakukan reverse linkage. Maka IWAPI dapat memilah sektor apa yang sesuai untuk masuk ke pasar internasional,” ujar Khofifah.

“Akses IsDB tidak hanya di Saudi Arabia, tetapi juga di negara anggota OKI. UMKM binaan IWAPI yang punya jaringan luar negeri mungkin sekarang bisa diperluas lagi ke OKI lewat reverse linkage IsDB ini. Maka dari Rapat Pleno dan peringatan HUT ke-49 ini, kesimpulannya adalah tekad IWAPI untuk masuk ke pasar negara OKI melalui reverse linkage, pertama bisa ke Kuala Lumpur,” sambung Khofifah.

Dia mengapresiasi DPD IWAPI Jatim yang rajin membantu dalam membangun ekosistem bisnis inklusif dan berkelanjutan bagi wanita di Jatim. Serta turut aktif memajukan perekonomian Indonesia melalui kontribusi yang signifikan dari para wanita pengusaha.

Bukan tanpa alasan, peran IWAPI tampak dari jumlah pengusaha perempuan yang terus meningkat. Berdasarkan hasil riset Global Entrepreneurship Monitor, womenpreneur di Indonesia sudah mencapai 14 persen dari total penduduk, di mana 57,57 persen pemilik UMKM di Jatim adalah perempuan.

“Perekonomian Jawa Timur tumbuh impresif sebesar 5,02 persen pada triwulan III tahun 2023 dan menjadi lokomotif perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 14,13 persen terhadap PDB Nasional dan berkontribusi sebesar 25,56 persen terhadap PDRB Pulau Jawa. Ini tidak lepas dari peran UMKM di Jatim yang 50 persen lebihnya dimiliki oleh perempuan,” katanya.

“Data ini menunjukkan partisipasi dan peran perempuan dalam mendukung perekonomian Indonesia sangat besar khususnya di sektor pelaku UMKM,” terang Khofifah

Dalam rangkaian acara ini, Gubernur Khofifah meninjau beberapa stand UMKM binaan DPD IWAPI Jatim yang menjual berbagai makanan ringan, kerajinan, tangan hingga batik dan ecoprint. Dia juga menyaksikan  peragaan busana oleh para desainer yang tergabung dalam DPD IWAPI Jatim.

“Ini semua adalah ekspresi dari desainer top di dalam DPD IWAPI Jatim. Kita bisa melihat karya dari Bojonegoro yang bernuansa imlek, juga dari Jember. Ada juga batik yang dipadukan dengan bordir. Ini ide inovatif yang inklusif, dan menunjukkan wujud dari kolaborasi kita,” pujinya.

Pada kesempatan tersebut Khofifah juga memberikan tali asih secara simbolis pada 25 orang driver ojol perempuan binaan DPD IWAPI Jatim. Juga  mengajak IWAPI Jatim untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai dinas terkait untuk mendukung peran perempuan pengusaha di Jatim.

“DPD IWAPI Jawa Timur telah menjadi mitra yang luar biasa dalam mendukung perempuan pengusaha di Jawa Timur. Kemitraan ini akan terus kita tingkatkan demi mewujudkan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan. Mari kita bersama-sama membangun ekosistem bisnis yang  memberikan peluang setara bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD IWAPI Jawa Timur Susmiati Rahmawati menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah. Hal ini dikarenakan sepak terjang IWAPI Jatim bisa sampai di titik ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah provinsi.

“Terima kasih atas dukungan Ibu Gubernur yang luar biasa, baik dukungan moril maupun materiil seperti mobil operasional, hingga memberi kesempatan IWAPI Jatim turut serta dal Misi Dagang ke-37 provinsi se Indonesia bahkan hingga ke luar negeri,” katanya.

“Bagi kami tidak ada gubernur yang bisa seperti Gubernur Khofifah. Ibu benar-benar sangat menginspirasi kami,” imbuhnya.

Susmiati juga berkomitmen akan terus mempererat sinergitas dan kolaborasi dengan berbagai program pembangunan Pemprov Jatim. Terutama yang berkaitan dengan peran strategis perempuan pengusaha dalam pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.(Dwi Arifin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *