Senin, 11 Mei 2026, pukul : 23:09 WIB
Surabaya
--°C

Duet Emas Aulia-Gendhis Moncer di Kejurnas Akuatik 2026, KONI Jatim: Otomatis Masuk Puslatda PON 2028

SURABAYA- KEMPALAN : Sebuah pencapaian gemilang sekaligus sinyal kebangkitan akuatik Jawa Timur terpancar dari kolam renang Jakarta. Duet pasangan Aulia Zulfa Ramadhani dan Gendhis Sarifah, binaan Sidoarjo Aquatic Club (SAC), sukses menyabet dua medali emas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026. Dua medali tertinggi itu masing-masing dipersembahkan dari nomor Duet Women Free dan Duet Women Technical Open.

Kesuksesan itu bukan sekadar torehan prestasi. Lebih dari itu, ia menjadi tiket otomatis menuju Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur. Demikian ditegaskan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Timur, Dudy Harjantoro, dalam keterangan eksklusif kepada kempalan.com.

“Prestasi Aulia dan Gendhis yang menghadirkan dua emas di level kejurnasan nasional merupakan bukti nyata bahwa bibit unggul kita mulai bersinar. Secara otomatis, nama mereka masuk dalam daftar atlet yang berhak mengikuti Puslatda. Namun, izinkan saya meluruskan: pintu Puslatda memang terbuka lebar, tetapi untuk dapat menjadi bagian resmi kontingen PON Jawa Timur 2028, mereka tetap harus melalui proses prakualifikasi yang ketat dan berjenjang. Tidak ada jalan pintas menuju kehormatan membela daerah di pesta olahraga terbesar nasional,” ujar Dudy dengan nada tegas namun sarat apresiasi.

.Penjelasan Dudy sekaligus mengingatkan bahwa status atlet di Puslatda belum secara otomatis mengamankan kursi mereka sebagai wakil Jatim di PON 2028 mendatang. Mereka masih harus berkompetisi dalam seleksi internal dan Babak kualifikasi PON yang dijadwalkan pada awal 2027.

Bagi Aulia dan Gendhis, dua emas di Jakarta menjadi penanda puncak dari pembinaan panjang yang dilakukan SAC—klub yang berbasis di Sidoarjo dan dikenal disiplin dalam mencetak perenang artistik. Kedua atlet muda itu tampil memukau, memadukan keluwesan gerakan, kekuatan, dan harmoni yang memikat juri.

“Kami bersyukur, tetapi ini bukan akhir. Ini adalah awal dari jalan panjang menuju PON 2028. Kami siap mengikuti semua proses yang ditetapkan KONI Jatim,” ujar Aulia mewakili pasangannya.

Dengan masuknya duet ini ke Puslatda, harapan Jatim untuk kembali mendominasi cabang renang artistik di PON 2028 mulai menemukan panggungnya. Publik menanti apakah kelak mereka mampu mengulang keemasan yang sama di ajang yang lebih bergengsi.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.