Usai dibantai PSIS 4-1, Pelatih Arema Tegaskan Hal Ini

waktu baca 2 menit
Salah satu momen pada laga Arema vs PSIS (*)

JAKARTA-KEMPALAN: Pelatih Arema FC, Fernando Valente menegaskan bahwa timnya belum menyerah untuk keluar dari zona degradasi. Dia mengatakan bahwa masih ada 10 pertandingan untuk diperjuangkan.

Arema FC kembali gagal memetik kemenangan pada laga pekan ke-24 Liga 1 2023-2024. Singo Edan kalah 4-1 saat melawan PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, pada Senin (5/2) sore WIB.

Empat gol PSIS Semarang dicetak oleh Riyan Ardiansyah dan Alfeandra Dewangga yang masing-masing mencetak dua gol ke gawang Arema FC. Sementara Singo Edan hanya mampu membalas sekali lewat aksi Charles Lokolingoy.

Dengan kemenangan ini, PSIS Semarang merangsek ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 42 angka dari 24 laga. Sementara, Arema FC makin terpuruk di zona degradasi dengan koleksi 21 poin dari 24 pertandingan.

Fernando Valente tak bisa menutupi rasa kecewa usai anak asuhnya diremukkan PSIS Semarang dengan skor telak 4-1. Saking terpukulnya, dia bahkan sampai mengaku kehilangan kata-kata

“Kadang tidak mudah menemukan kata-kata untuk menjelaskan situasi ini, hasil ini, tapi saya ingin memohon maaf kepada seluruh suporter, semua orang ingin menang,” kata Valente, usai laga.

“Saya harus mengambil tanggung jawab tersebut. Kadang kita harus menghadapi kenyataan, kendati kenyataan itu buruk,” sambungnya.

Valente berpendapat bahwa anak asuhnya banyak mensia-siakan peluang di depan gawang. Menurutnya jika para pemain bisa lebih memanfaatkan peluang maka hasil akhir laga akan berbeda

“Jika bisa mencetak satu atau dua gol, kami punya kesempatan. Pasti situasinya akan berbeda. Jika melawan tim berkualitas seperti ini, kita butuh mencetak gol. Ketika kita tidak bisa mencetak gol, maka ada sedikit keraguan, dan di sisi lain tim lawan main dengan kepercayaan diri,” imbuh pelatih 64 tahun tersebut.

Namun, Valente juga menegaskan bahwa dirinya tak patah semangat patah arang dengan kondisi timnya sekarang. Pelatih asal Portugal ini masih optimistis bahwa tim asuhanya bia lolos dari zona degradasi.

“Satu hal yang saya yakini, kami akan terus berjuang. Kami masih punya 10 pertandingan tersisa. Kami harus bertarung sampai akhir. Kami harus pulih dan belajar dari hasil ini. Kami juga harus bermain lebih baik,” sambungnya.

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *