Pembusukan itu masih berlangsung terus sampai sekarang. Karena (mengutip Mahfud dan Fahmy) terlalu rumit. Ya… sudahlah.
Mahfud: “Mari kita selesaikan ini. Atau akui saja, bahwa ini jelimet, ini masa lalu. Sehingga kita harus buat batas yang bisa kita tindak itu apa. Yang sekarang, ini dulu. Yang dulu, kalau itu kontrak, silakan kontrak selesai dulu kita tidak boleh ganggu, merusak hukum itu.”
BACA JUGA: Bom Panci di Bandung Ada yang Busung
Akhirnya: “Stop. Jangan membangun jaringan seperti itu lagi. Bisa kita gunting…. Gunting secepatnya. Sebelum terjadi jaringan, lalu kita tidak berani menindak. Atau berani, tapi tidak bisa menindak, karena saking rumitnya.”
Pernyataan Mahfud ini sebenarnya sikap tegas dan keras. Berani. Namun, sekaligus juga menunjukkan sikap pasrah. Letoy, Man. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi