Psikolog R. Emerson Dobash dan Russell P. Dobash dalam buku mereka: “Violence against Wives” (New York Free Press, 1979) dengan jelas menyebut penyebab suami menganiaya, bahkan membunuh, isteri.
Duet Dobash adalah peneliti psikologi di The University of Manchester, Manchester, Britania Raya. Mereka memberikan kajian ilmiah di buku tersebut.
Mereka menyebut, ada tiga teori sebagai penyebab DV suami terhadap isteri.
BACA JUGA: Mengapa Apartemen di Jakarta Jadi Ajang Pembunuhan?
1) Teori feminis. Bahwa kekerasan suami terhadap istri, berhubungan langsung dengan organisasi masyarakat yang patriarki. Tercermin dalam pola perilaku dan sikap terhadap perempuan.
Teori feminis adalah pandangan aktivis feminis terkait diskriminasi gender pria-wanita dalam kehidupan masyarakat. Bahwa pria pemimpin wanita. Mendominasi wanita.
Maka, KDRT dipandang pria sebagai ekspresi kekuatan sosial yang dianggap sebagai cara laki-laki mengontrol pasangan perempuannya. Dalam masyarakat jenis patriaki, cara laki-laki dianggap macho. Dihormati warga.
Contoh, ada anekdot bersifat ledekan: Ikatan Suami Takut Isteri. Itu ciptaan pria. Tujuannya meledek suami yang bersikap menurut ke isteri. Dan, itu dianggap tidak macho. Alhasil, para suami berontak terhadap stereotipe ini. Terjadilah KDRT.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi