Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 16:35 WIB
Surabaya
--°C

Kajian Ilmiah Suami Bantai Anak-Isteri di Depok

Tim polisi memeriksa korban. KPC sudah meninggal. N masih hidup, dilarikan ambulance ke RS terdekat. Rizky digelandang ke Mapolres Depok.

Kombes Imran: “Motif ya itu tadi, cekcok keluarga. Setelah tersangka ditahan, ia terus menangis, menyesal.”

Psikolog Amerika, Lenore E. Walker dalam bukunyi: Psychology and Domestic Violence Around the World (1999) menyebutkan, domestic violence (DV) di Indonesia disebut KDRT, sebenarnya bersumber dari rasa sayang. Baik korban ke pelaku, maupun sebaliknya.

Kok bisa? Ya, rasa sayang individualistik. Jika tidak sayang, tidak mungkin pria-wanita menikah. Meskipun, sampai mereka bertengkar, tetap sayang. Tapi, ada kata “individualistik”. Kata ini berhubungan dengan egoistik.

BACA JUGA: Lone Wolf Todong Istana Tanggung Jawab Pendidik

Dalam terjemahan bebas, kira-kira suami ke istri bilang begini: “Gue itu sayang sama elu. Tapi kenapa elu bawel amat? Kagak bisa gue atur.”

Walker dalam bukunyi: Ketika isteri mengatakan minta cerai, itu kondisi sangat kritis. Sekitar 90 persen dia niat berpisah dengan suami. Sisanya, dia masih berharap suami berubah tabiat, yang dianggap isteri sebagai: Tidak benar.

Walker lahir di New York City, AS, 3 Oktober 1942. Dia tinggal dan bekerja sebagai psikolog berlisensi, khusus problem rumah tangga, di Denver, Colorado, AS. Dia dinobatkan sebagai Colorado Women’s Hall of Fame, 1987.

Walker mengulas banyak hal tentang KDRT di situ. Banyak data di seluruh dunia. Tapi hanya sedikit tentang, mengapa pria menyakiti isteri, bahkan anak?

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.