Senin, 11 Mei 2026, pukul : 12:21 WIB
Surabaya
--°C

Soempah Pemoeda

Negara-negara multikultural hasil rekayasa maupun eksperimen politik selepas Perang Dunia II rata-rata sudah gagal dan tinggal menjadi sejarah. Josip Bros Tito di Yugoslavia ingin menyatukan bangsa-bangsa Balkan yang beraneka ragam menjadi sebuah negara federasi Yugoslavia. Tito melakukan eksperimen sosial politik itu dengan mempergunakan karisma dan kekuatan politik yang didukung oleh kekuatan senjata dan tekanan politik. Eksperimen ini tidak bertahan 50 tahun dan hancur berantakan pada 1990.

Uni Soviet adalah eksperimen politik terbesar dalam sejarah umat manusia modern. Vladimir Lenin menggalang revolusi komunis dengan mengandalkan kelompok Bolshevik yang sangat militan untuk kemudian berhasil menumbangkan rezim feodalise Tsar. Komunisme Uni Soviet didukung oleh semua piranti kekuasaan yang canggih, mulai dari kekuasaan ekonomi, politik, sampai senjata.

BACA JUGA: Khilafuck

You can do anything with a bayonet except sitting on it. Kamu bisa melakukan apa saja dengan bayonet kecuali duduk di atasnya. Itu adalah ungkapan sarkastis untuk menggambarkan rapuhnya kekuasaan yang dibangun di atas bayonet. Kekuasaan itu akan runtuh karena tidak mungkin orang bisa duduk di atas bayonet yang terhunus.

Dua eksperimen besar itu hancur berantakan tidak bisa bertahan melewati 50 tahun. Uni Soviet pun ambruk dan Yugoslavia ikut ambruk seperti rumah kartu. Sebuah federasi besar yang tidak dibangun atas kesamaan identitas terbukti rapuh seperti rumah kertas yang bisa ambruk setiap saat.

Bahkan, sebuah negara kecil seukuran Singapura pun menghadapi tantangan disintegrasi yang serius karena tidak adanya bahasa pemersatu. Pada 1965, Singapura dipaksa untuk memisahkan diri dari Malaysia setelah upaya untuk membentuk negara Federasi Malaysia tidak menemui titik kesamaan. Pemimpin Malaysia Tengku Abdur Rahman tidak menghendaki Singapura yang mayoritas China merusak dominasi ras Melayu di Malaysia. Jika Singapura bergabung dengan Malaysia dalam sebuah federasi maka jumulah ras Melayu dengan China kurang lebih akan seimbang.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.