Senin, 11 Mei 2026, pukul : 01:16 WIB
Surabaya
--°C

Abadikan Semangat Kartini, KGPS Sidoarjo Terbitkan Antologi Puisi ke-15 ‘Perempuan Pencerah Hati’

SIDOARJO –KEMPALAN : Komunitas Guru Penulis Sidoarjo (KGPS) merayakan Hari Kartini 2026 dengan meluncurkan buku antologi puisi ke-15 bertajuk “Perempuan Pencerah Hati” sekaligus menggelar talkshow bertema “Kiprah Perempuan di Era Digital”, Sabtu (9/5/2026).Acara yang berlangsung di Aula Kencana, Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sidoarjo ini dibuka dengan suguhan tarian tradisional yang memukau para tamu undangan.Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala DP3AKB Sidoarjo Heni Kristiani, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo Mustain, serta Wakil Ketua Perempuan PGRI Jawa Timur Siti Chomsiyah.

Perempuan sebagai Tiang Peradaban

Sekretaris KGPS, Suhartatik, mengatakan pihaknya sangat bersyukur atas dukungan penuh dari DP3AKB dan PWI Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa buku antologi ke-15 ini adalah bentuk penegasan peran guru perempuan sebagai pencerah hati, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.”Perempuan adalah tiang peradaban. Dari tutur katanya mengalir nilai, dari tangannya terukir arah masa depan,” ungkap Suhartatik.Suhartatik juga menyoroti kehadiran para guru laki-laki dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan nyata bagi rekan sejawat perempuan.”Di samping perempuan yang luar biasa, terdapat dukungan dari laki-laki yang juga luar biasa,” imbuhnya.Ia menitipkan pesan mendalam kepada seluruh pendidik, khususnya guru perempuan, untuk tidak berhenti berkarya meski disibukkan dengan aktivitas mengajar di kelas.”Teruslah menulis, karena setiap kata yang ditulis adalah jejak kebaikan. Guru yang menulis akan abadi dalam karyanya,” harap Suhartatik.

Apresiasi dari DP3AKB dan PWI

Kepala DP3AKB Sidoarjo, Heni Kristiani, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penulis perempuan yang tergabung dalam komunitas tersebut. Menurutnya, di era digital ini, perempuan memiliki peluang yang sangat besar untuk berkontribusi melalui tulisan dan karya-karya edukatif.”Di era digitalisasi ini, semua pihak diharapkan bisa berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan. Harapannya, perempuan Sidoarjo terus berkarya dan berdaya untuk membangun Sidoarjo yang lebih baik,” harapnya.Sementara itu, Ketua PWI Sidoarjo, Mustain, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas produktivitas 35 anggota KGPS yang secara konsisten melahirkan karya. Menurutnya, keberhasilan meluncurkan buku hingga edisi ke-15 merupakan capaian luar biasa yang patut dicontoh.”Hari ini kita menjadi saksi atas sebuah pencapaian sastra yang membanggakan, yakni peluncuran antologi puisi ‘Perempuan Pencerah Hati’ karya para guru penulis di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Mustain.

Menulis adalah Bentuk Perjuangan

Mustain menambahkan bahwa menulis adalah bentuk perjuangan. Ketika para guru yang sehari-hari mencerdaskan bangsa menuangkan pikiran dalam bentuk puisi, itu bukti semangat Kartini benar-benar hidup.”Di era digital dengan arus informasi yang kian deras, kehadiran perempuan penulis, terutama guru, menjadi semakin penting. Mereka bukan sekadar penulis, melainkan pelopor dan pencerah di tengah kuatnya arus disrupsi,” ungkap wartawan Harian BANGSA ini.Harapannya, semoga buku ini menginspirasi lebih banyak guru untuk berani berkarya, serta semakin banyak perempuan untuk terus menerangi dunia melalui tulisan. Seperti dalam pepatah yang dikenal luas, “Habis Gelap Terbitlah Terang”.Melalui peluncuran buku dan talkshow ini, KGPS berharap “Perempuan Pencerah Hati” dapat menjadi inspirasi bagi siswa, sesama pendidik, hingga masyarakat luas untuk terus merawat semangat literasi di bumi Sidoarjo. (Ambari Taufiq/M Fasichullisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.