Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 15:24 WIB
Surabaya
--°C

Indonesia Belajarlah dari Iran (Bag-6)

Indonesia belajarlah dari Iran, memahami maksud jahat Amerika dan Zionis Israel, dengan Visi gilanya “one world order”, ingin membentuk dunia menjadi satu negara tunggal (one world shadow state).

Oleh: Sutoyo Abadi

KEMPALAN: Iran paham apa yang diinginkan Elit Global. Anda mungkin bertanya, mengapa Amerika Serikat dan Israel sedemikian bernafsu untuk menghancurkan Iran.

Karena mereka memiliki visi jangka panjang yang gila dan tidak masuk akal yaitu visi “one world order“. Tujuannya untuk membentuk dunia menjadi satu negara tunggal (one world shadow state).

Mereka juga sangat bernafsu mengontrol rute perdagangan perdagangan dunia “financial leverage” di bawah satu akun kekuasaan.

Terakhir, untuk perwujudan proyek Israel Raya bagi satu bangsa “Pilihan Setan”. Visi besar tanpa ujung inil yang membuat mereka terus bersemangat melakukan hal-hal tak terbayangkan. Mulai dari kudeta, perampokan tanah dan sumberdaya, kolonialisasi, sampai kepada genosida.

Zionisme Rothschild tidak peduli dengan warga Amerika atau warga Iran. Ini juga bukan tentang “liberation“. Venezuela, Irak, Libya, dan kini Iran juga disodorkan isu “pembebasan”. Kebebasan yang ditawarkan hanyalah ilusi.

Hanya orang-orang bodoh yang percaya bahwa kebebasan dan hanya orang tolol yang percaya kalau Rothschild menawarkan mereka kemerdekaan, lewat tangan-tangan para penindas dan perampok.

Kemerdekaan yang ditawarkan bukanlah kemandirian ekonomi, bukan kedaulatan dan juga bukan kebijakan luar negeri yang netral. Kemerdekaan yang ditawarkan selalu berbentuk utang, privatisasi, basis militer dan perang yang berkelanjutan.

Yang sedang ditawarkan ke warga Iran bukan kebebasan. Melainkan seperti yang sudah diberikan kepada negara-negara yang telah hancur total: perbudakan.

Iran tidak sebodoh kita, mereka lebih cerdas dan solid. Mereka sudah diberitahu sejak awal bahwa ini adalah perang melawan setan, melawan sebuah visi licik yang sedang membidik dunia dalam satu gerombolan kekuasaan.

Resistensinya sangat kuat, walaupun Iran berdarah-darah akan muncul sebagai pemenang. Sebab, sejak dimulai pada 28 Februari 2026, rudal-rudal Iran mampu membuat pangkalan setan-setan ini terbakar.

Imam Khamenei memang telah pergi sejak hari lebih awal. Tapi ujung dari perang, para penerusnya yang menentukan.

Indonesia belajarlah dari Iran, memahami maksud jahat Amerika dan Zionis Israel, dengan Visi gilanya “one world order“, ingin membentuk dunia menjadi satu negara tunggal (one world shadow state).

Jangan malah menyerah dan bangga hanya sebagai budak Amerika dan Israel. Boleh bodoh tetapi jangan terlalu tolol. (Bersambung Bag-7)

*) Sutoyo Abadi, Koordinator Kajian Politik Merah Putih

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.