F kesal. Membanting SM ke lantai. SM masih melawan. F membenturkan kepala SM ke lantai, puluhan kali. “Tersangka F tidak ingat berapa kali. Pokoknya berkali-kali,” kata Haris. “Sampai SM berdarah-darah, meninggal.”
Ringkasnya: Dituturi malah mateni (dinasihati malah membunuh).
F kini melirik kalung dan anting di tubuh SM. Dicopoti. Diambil. Total perhiasan emas 30 gram. Lalu kabur.
Para tetangga berdatangan, lapor polisi. Lalu polisi menyelidiki. Target polisi jelas: F. Tapi didatangi rumahnya, F sudah kabur ke Tegal, Jateng. Polisi memburu.
BACA JUGA: Pembunuh Meringis Masa Kecilnya Disiksa
F ditangkap polisi di Tegal, Senin, 24Oktober 2022 malam. Perhiasan emas, anting, sudah dijual. Uang curian sudah habis. Kalungnya masih ada.
Kompol Haris: “Uang tidak ada yang diambil, tapi perhiasan diambil 12 gram, dijual harga Rp13.800.000. Digunakan beli HP dan bayar utang, dan masih ada sisa cash.”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi